Regional

340 Ribu Bibit Kelapa Ditanam dari Balik Lapas, Siap Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

×

340 Ribu Bibit Kelapa Ditanam dari Balik Lapas, Siap Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Penanaman bibit kelapa di Lapas Slawi untuk mendukung program ketahanan pangan (Ade W/beritamerdeka.co.id) 

Beritamerdeka.co.id – Siapa sangka, dari balik tembok penjara lahir program besar yang bisa menopang ketahanan pangan negeri. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kini menggagas langkah berani dengan menanam 340.000 bibit pohon kelapa yang dipusatkan di Nusakambangan, pulau yang selama ini dikenal sebagai “Pulau Pemasyarakatan”.

Nusakambangan dipilih karena memiliki lahan pertanian yang luas dan subur, sangat potensial mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Harapannya, program ini bukan hanya menjaga ketersediaan pangan, tapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Tak ketinggalan, Lapas Kelas IIB Slawi ikut ambil bagian dengan melaksanakan penanaman bibit kelapa di lahan pertaniannya.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Brian Dwi Ariesto Sidik, Kepala Seksi Binadik & Giatja, bersama jajaran pejabat Lapas Slawi.

“Ini bukan sekadar kegiatan simbolis. Kami ingin Lapas turut menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan sekaligus wadah pembinaan narapidana agar lebih produktif,” tegas Brian, Selasa 9 September 2025.

Program ini juga menjadi bagian dari 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan kolaborasi, kemandirian, serta keberlanjutan. Dari balik jeruji besi, lahirlah komitmen besar Dari Lapas untuk Negeri.***