
Beritamerdeka.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Slawi terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Sebanyak empat WBP tercatat mengikuti Ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Kejar Paket B yang digelar selama dua hari, Selasa-Rabu, 26-27 Agustus 2025.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi Lapas Slawi dengan Yayasan Sakila Kerti Tegal sebagai mitra penyelenggara pendidikan non-formal. Program Kejar Paket B menjadi wadah bagi WBP untuk menempuh pendidikan setara SMP meski tengah menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Slawi, Karyono menegaskan bahwa pendidikan adalah bagian penting dari pembinaan, agar ke depan memiliki bekal ketrampilan setelah mereka bebas nanti.
“Pendidikan adalah hak semua orang, termasuk warga binaan. Melalui Kejar Paket B ini, kami ingin memastikan mereka tetap punya kesempatan belajar dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ujian berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Meski berada dalam keterbatasan, semangat belajar WBP menjadi bukti bahwa pendidikan tidak mengenal batas ruang maupun waktu.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas diri, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membuka peluang lebih luas bagi WBP untuk kembali berdaya dan berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah bebas nanti.***
