
Beritamerdeka.co.id – Suasana haru menyelimuti Lapas Kelas IIB Slawi pada saat digelar pengajian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis 11 September 2025.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan KH. Muhammad Sulthon Barmawi dari Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah sebagai penceramah.
Dalam tausiyahnya, KH. Sulthon Barmawi menekankan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang patut menjadi pedoman hidup, terutama nilai kesabaran, keikhlasan, dan kasih sayang. Beliau juga mengingatkan pentingnya bertobat sebagai langkah nyata memperbaiki diri.
“Tobat bukan hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dengan perubahan sikap dan perbuatan yang lebih baik. Allah Maha Pengampun, pintu tobat selalu terbuka bagi siapa saja yang sungguh-sungguh ingin berubah,” tegas KH. Sulthon Barmawi.
Pengajian diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh warga binaan dan petugas Lapas. Beberapa peserta tampak meneteskan air mata saat melantunkan shalawat Nabi bersama-sama.
Kepala Lapas Slawi, Karyono menyebut kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian rutin.
“Tujuannya agar warga binaan semakin memperkuat keimanan, sadar akan kesalahan masa lalu, dan siap membentuk karakter yang lebih baik ketika kembali ke masyaraka,” ungkapnya.***
