Uncategorized

Kampung Seni Tegal Akan Gelar Pementasan Sampak Tegalan “Tumplek Ponjen ‘

×

Kampung Seni Tegal Akan Gelar Pementasan Sampak Tegalan “Tumplek Ponjen ‘

Sebarkan artikel ini

 

Advertisement
Scroll untuk membaca

Berita Merdeka.co.id – Tegal Kampung Seni Tegal bersiap menggelar pementasan seni dan budaya bertajuk “Tumplek Ponjen”, sebuah pertunjukan Sampak Tegalan yang dinanti. Persiapan intensif tengah dilakukan oleh para seniman, pemusik, dan Balo-Balo di Sanggar Kampung Seni Tegal, Jalan Sangir Nomor 1 Komplek Obyek Wisata PAI Kota Tegal, sejak Selasa (16/9) malam.

Ketua Kampung Seni Tegal, Seful Mu’min, menjelaskan bahwa pementasan Sampak Tegalan dan Balo-Balo adalah bagian dari upaya pelestarian budaya Kota Tegal. “Ini adalah usaha kami untuk memperkenalkan Sampak Tegalan dan Balo-Balo kepada generasi muda dan masyarakat luas. Selain bahasa Tegal, kesenian dan kebudayaan Kota Tegal juga penting untuk dilestarikan dan diperkenalkan,” ujarnya.

Pementasan ini terselenggara berkat kerjasama Kampung Seni Tegal dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, yang memberikan dukungan melalui Dana Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan tahun 2025. Seful Mu’min mengucapkan terima kasih atas perhatian Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X terhadap sanggar seni budaya, yang sangat membantu dalam menciptakan karya dan melestarikan tradisi.

Pagelaran Sampak Tegalan “Tumplek Ponjen” akan digelar di Kampung Seni Tegal pada Sabtu, 20 September 2025, mulai pukul 15.30 WIB. Pertunjukan ini dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube Kampung Seni Tegal. “Pertunjukan ini gratis dan terbuka untuk umum, baik pelajar, mahasiswa, masyarakat, maupun seniman. Mari ramaikan pementasan Sampak Tegalan di Kampung Seni Tegal,” ajak Seful kepada media.

Pertunjukan ini akan menampilkan deretan nama besar di dunia teater, seperti Bontot Sukandar sebagai Sutradara, Penulis Naskah, dan Ass. Sutradara; Seful Mu’min sebagai Pimpro; Budi Lukito; serta didukung seniman teater seperti Abiet Sabariang, Narti D. Diono, Gonang, Karlina, Khanip, Salsa, Hiero Gantar, serta pemain lainnya seperti Ian Bae, Rifki, dan Herlin. Didukung oleh Anang sebagai Penata Musik, Wahyu Ranggati sebagai Penata Gerak, Jenar, Reno, Kokom, dan Andika sebagai Penata Panggung, Alip, Denis, dan Ais sebagai Penata Lampu, Yommy dan Matang sebagai penata Makeup dan Kostum, Aji Priyadi sebagai Publikasi, Ela, Hayek, Engkus, Senna sebagai Penari/Warga, Aris, Yudeng, Aris, Wibi, Ajis sebagai Pemusik, dan Balo-Balo Kampung Tirang, PU, dan Lehman. Demikian disampaikan Saiful Amin kepada Inspirasi.**