PendidikanPilihan Editor

Digelar Meriah, Ribuan Pelajar Ikuti Uji Kecakapan dan Pengukuhan PMR Mula, Madya, Wira di Pemkab Tegal

×

Digelar Meriah, Ribuan Pelajar Ikuti Uji Kecakapan dan Pengukuhan PMR Mula, Madya, Wira di Pemkab Tegal

Sebarkan artikel ini
Uji Kecakapan dan Pengukuhan PMR Mula, Madya dan Wira diselenggarakan dalam rangka HUT ke-80 PMI di Pemkab Tegal (Ade W/beritamerdeka.co.id)

Beritamerdeka.co.id – Ribuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari tingkat SD/MI (Mula), SMP/MTs (Madya), hingga SMA/SMK/MA (Wira) se-Kabupaten Tegal mengikuti unjuk kemampuan dalam ajang “Uji Kecakapan Materi Gerakan Kepalangmerahan dan Ayo Siaga Bencana (ASB) serta Pengukuhan Bersama PMR Mula, Madya, Wira Tahun 2025”.

Kegiatan bergengsi ini digelar pada Minggu, 21 September 2025, mulai pukul 08.00 WIB di Halaman Kantor Pemda Kabupaten Tegal. Ajang ini menjadi puncak pembinaan PMR sekaligus wadah pengakuan resmi bagi anggota yang dinyatakan siap menjadi kader kemanusiaan muda.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, S.Kom, mengatakan kegiatan ini mencakup ujian tulis dan praktik. Ujian tertulis berisi 25 soal pilihan ganda, sedangkan uji praktik dilakukan melalui pembuatan video kreatif berdurasi 3-10 menit yang menampilkan aksi nyata kepalangmerahan dan siaga bencana.

“Peserta yang lulus akan menerima sertifikat dan pin resmi sebagai bukti kecakapan,” kata Sunarto, Minggu, 21 September 2025.

Selain itu, acara juga akan dimeriahkan dengan pengukuhan bersama anggota PMR Mula, Madya, dan Wira, yang menjadi simbol kesiapan para remaja ini untuk mengemban misi kemanusiaan.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi muda yang tangguh, peduli, serta siap menjadi pelopor gerakan kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana di sekolah maupun masyarakat,” tambahnya.

Dengan konsep yang memadukan edukasi, praktik lapangan, dan semangat kebersamaan, acara ini dipastikan akan menjadi momen bersejarah bagi PMR Kabupaten Tegal dalam mencetak kader kemanusiaan masa depan.

“Untuk tahun ini kita mencetak rekor, karena sebelumnya hanya sekitar 2.000 an, tapi untuk tahun ini mencapai 4.133 peserta,” terang Sunarto.***