Pendidikan

Polres Tegal Bongkar Habis Soal Pancasila Kepada Pelajar, Demi Selamatkan Masa Depan Generasi Muda

×

Polres Tegal Bongkar Habis Soal Pancasila Kepada Pelajar, Demi Selamatkan Masa Depan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Kasat Binmas Polres Tegal, AKP Bambang Marsudiyanto memberikan materi wawasan kebangsaan di hadapan ratusan pelajar

Beritamerdeka.co.id – Sebuah gebrakan luar biasa terjadi di Kabupaten Tegal. Dalam misi mendesak untuk menyelamatkan generasi muda dari arus negatif dan mencetak generasi harapan bangsa berjiwa nasionalisme tinggi, Polres Tegal bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tegal.

Mereka menggelar acara super penting, yaitu Penyuluhan Ideologi Pancasila dan Penguatan Karakter Pelajar bertema “Spirit Generasi Harapan Bangsa” yang dilaksanakan serentak di lima sekolah pada Kamis, 25 September 2025.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Lima sekolah beruntung yang menjadi lokasi penyuluhan intensif ini adalah SMK Negeri 2 Slawi, SMK Bhakti Praja Dukuhwaru, SMK Bhakti Praja Slawi, SMK Pristek Pangkah, dan SMK Islamiyah Adiwerna.

Ratusan pelajar tampak antusias menyimak materi-materi panas yang disampaikan, diantaranya:
* Menggali nilai-nilai ideologi Pancasila yang sering dilupakan.
* Pentingnya membangun karakter positif anti-goyah.
* Bahaya nyata keterlibatan dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi anarkis

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, melalui Kasat Binmas AKP Bambang Marsudiyanto, menegaskan bahwa acara ini adalah bukti nyata sinergi untuk membentengi aset masa depan bangsa dari pengaruh destruktif.

“Pelajar adalah aset bangsa dan generasi penerus yang kelak memimpin negeri ini. Mereka harus memiliki pemahaman yang kuat tentang ideologi Pancasila, serta karakter yang tangguh agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat,” ujar AKP Bambang.

Ia membeberkan, maraknya penyampaian pendapat yang melibatkan pelajar belakangan ini menjadi lampu merah. Melalui penyuluhan ini, Polisi ingin para pelajar sadar, menyampaikan pendapat itu hak, tapi harus dilakukan secara damai, tertib, dan sesuai aturan hukum.

Tak hanya soal unjuk rasa, kegiatan ini juga mengajak siswa untuk merenungkan fondasi bersikap dan berperilaku. AKP Bambang menjelaskan, sikap adalah cara pandang seseorang dalam menilai dan memperlakukan orang lain.

Sedangkan perilaku adalah wujud nyata dari sikap yang ditunjukkan sehari-hari.
Dengan memahami ini, tujuannya adalah agar pelajar Tegal mengembangkan kepribadian positif, saling menghargai, dan siap menjadi teladan di manapun mereka berada.

“Kami ingin para pelajar memiliki semangat yang membara untuk meraih cita-cita, sekaligus memahami bahwa masa depan bangsa ada di tangan mereka. Dengan karakter yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila, mereka akan menjadi generasi harapan yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tutup AKP Bambang.

Polres Tegal berharap kegiatan ini bukan hanya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif, tetapi juga menjadi langkah awal membentuk pemimpin bangsa masa depan dari Kabupaten Tegal yang berintegritas dan cinta tanah air.***