PendidikanPilihan EditorRegional

Komisi I DPRD Kota Tegal Rekomendasikan Bongkar Pilar Tidak Simetris Proyek Pembangunan SMPN 16

×

Komisi I DPRD Kota Tegal Rekomendasikan Bongkar Pilar Tidak Simetris Proyek Pembangunan SMPN 16

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Muslim hasil inspeksi pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 16 memberikan rekomendasi untuk bongkar pilar yang tidak simetris, Rabu, 29 Oktober 2025

Beritamerdeka.co.id – Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Muslim dalam sidak ke pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 16 merekomendasikan bongkar pilar asimetris.

Muslim selain menyoroti pilar asimetris tersebut, juga mengingatkan Disdikbud dan konsultan pengawas tentang keterlambatan pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 16.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Pihaknya mengkhawatirkan jika progres pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 16 terus terlambat hingga melebihi tahun anggaran, beresiko terjadi gagal bayar.

Ketua DPRD Kota Tegal Dampingi Komisi I Sidak Pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 16

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Muslim kepada awak media usai melakukan rangkaian sidak yang sebelumnya menginspeksi pembangunan di SMP Negeri 3 Kota Tegal, Rabu, 29 Oktober 2025.

Menurutnya keterlambatan pekerjaan dapat dikejar dengan kerja lembur dan penambahan tenaga kerja dan selain itu ia menekankan pada konsultan pengawas maupun dinas pendidikan dan kebudayaan untuk intens memperingatkan baik per surat maupun lisan terutama penekanannya pada penambahan tenaga kerja.

“Saya khawatirkan bila terus terjadi keterlambatan hingga akhir tahun ini pembangunan SMPN 16 bisa terjadi gagal bayar,” ujar Muslim.

Kalau gagal bayar kontrak melebihi tahun anggaran, maka harus ada pemutusan kontrak. Sehingga hal itu harus betul-betul diperhatikan dinas. Dinas harus selalu menegur untuk mengejar keterlambatan yang 9 persen atau 2 minggu.

“Dua minggu ini harus dikejar dengan cara apa, harus menambah tenaga. Kalau penyedia barang/jasa engga menambah tenaga, saya pastikan akan terlambat,” kata Muslim.

Disebutkan oleh Muslim bahwa pekerjaan pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 16, baru tercapai 45 persen sementara beberapa hari lagi akan memasuki bulan November.

Proyek Pembangunan SMPN 16 Kota Tegal Dilaporkan ke Kejaksaan

Muslim berkeyakinan, dirinya pesimis untuk bisa tercapai 100 persen di tanggal 20 Desember jika tidak segera dilakukan perbaikan seperti kerja lembur, penambahan tenaga kerja, memperbaiki pilar yang tidak simetris.

Untuk posisi pilar yang tidak simetris, menurutnya kalau sudah miring tidak bisa sekedar ditambal finishing tetapi perlu dibongkar.

Jadi pihaknya berharap pilar yang tidak simetris tersebut untuk segera dibongkar.

“Oleh karena itu komisi satu merekomendasikan pilar yang sebelah sini (bagian depan) untuk dibetulkan ataupun untuk dibongkar demi kenyamanan kita bersama,” kata Muslim. (Anis Yahya)