
Beritamerdeka.co.id – Para pedagang warung mengeluhkan kenaikan harga ayam dan telur yang sebagian besar disebabkan oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah.
Kenaikan harga ini sangat memberatkan pedagang warung, terutama yang menjual makanan dengan porsi kecil, karena saya sulit mendapatkan pasokan dengan harga yang terjangkau atau yang murah. Hal itu disampaikan oleh Rasem (69) pedagang warung depan Gedung Serbaguna Kota Tegal kepada jurnalis beritamerdeka.co.id saat berbincang-bincang. Kamis 30 Oktober 2025.
Rasem salah satu warga RT 09 RW 04 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal mengaku sudah berjualan hampir 25 tahun dan untuk tahun-tahun ini sangat berbeda kondisi jualan, bahan pokok mudah didapat tetapi harganya yang terus merangkak naik dan untuk pembelianpun sekarang jauh berbeda.”ungkap Rasem.
Terpantau Rasem seorang janda yang masih memiliki dua anak berkumpul satu atap di warung yang berdiri di bantaran sungai gung mempertahankan jualannya untuk menghidupi anak-anaknya yang belum berkeluarga.
Rasem menyampaikan, kaitan program MBG yang diadakan pemerintah sudah berbulan-bulan harga bahan pokok ada kenaikan terutama daging ayam saat ini mencapai Rp 35.000,(perkilo) yang sebelumnya Rp 29 000, (Perkilo), untuk harga telur saat ini Rp 29.000 (Perkilo ) yang sebelumnya Rp 20.000 (Perkilo) sedangkan untuk Minyak goreng Rp 19.000 (perkilo) yang sebelumnya cuma Rp 15.000, (perkilo).
“Terkait harga cabe, bawang dan sayuran saat ini stabil, memang beberapa ada yang naik cuman tidak terlalu tinggi,”tuturnya.
Ia mengeluhkan harga bahan pada naik tetapi harga jual tidak bisa dinaikkan, kalau harga jual dinaikkan pasti pembeli, pelanggan bisa bubar warung jadi tambah sepi. Kalau sampai warung sepi bagaimana untuk menutup kebutuhan sehari-hari.”keluhnya.
“Dalam menyikapi dan mempertahankan dagangan saya yang biasa membeli 1 kg telur, kini hanya membeli 0,5 kg. Ayam yang biasa beli 5kg kini dikurangi membeli cuma 3kg. Sehingga pemutaran modal bisa terkendali. Pokoknya saat ini bertahan saja sudah hebat.”ucap Rasem sambil bawa gorengan.
Rasem mengharap pemerintah boleh membuat program apapun yang penting harus ada keseimbangan, supaya masyarakat yang seperti saya ini tetap bisa berusaha untuk menutup kebutuhan sehari-hari, Pemerintah diharap mengutamakan kebutuhan masyarakat kecil.”harapannya. (Zaen)
