Olah RagaPilihan Editor

Main Domino atau Gaple Halal

×

Main Domino atau Gaple Halal

Sebarkan artikel ini
Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Terus Berjuang: agar Gaple Diusulkan Masuk Cabang Olahraga Resmi Nasional

Beritamerdeka.co.id – Permainan populer masyarakat kartu domino atau gaple kini tengah gencar diperjuangkan untuk mendapatkan pengakuan sebagai olahraga resmi di tingkat nasional.

Upaya perjuangan permainan ini dimotori oleh Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), yang kini telah memiliki kepengurusan di berbagai wilayah Indonesia.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Domino atau gaple seringkali disalahpahami dan dikaitkan aktivitas perjudian. Sehingga para pegiat PORDI berupaya keras untuk mengubah stigma negatif tersebut.

Kejuaraan Panahan Junior Tingkat Provinsi Jawa Tengah Digelar di Kota Tegal

​”Misi kami adalah menjalin silaturahmi, karena domino ini adalah permainan rakyat. Kami ingin membuktikan bahwa domino adalah olahraga yang mengandalkan strategi, perhitungan, dan ketahanan mental, sama seperti catur,” ujar salah satu panitia turnamen.

​Langkah maju yang signifikan juga telah dicapai dengan dukungan resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa domino yang dimainkan di bawah naungan PORDI dan tanpa unsur taruhan uang adalah halal dan bukan merupakan perjudian.

​Perjuangan PORDI diwujudkan melalui serangkaian turnamen yang digelar secara rutin di berbagai daerah.

Acara-acara ini, seperti Turnamen Domino di Surabaya atau Turnamen Gaple Kemenpora Cup di Sulawesi Selatan, sukses menarik ratusan peserta.

​​Wadah resmi PORDI telah mengantongi badan hukum dari Kementerian Hukum.

Beberapa turnamen besar bahkan diklaim mampu menghasilkan perputaran uang hingga miliaran rupiah, yang sebagian besar mengalir ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

​Tujuan jangka panjang utama PORDI adalah agar permainan gaple dapat dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), mengukuhkan posisinya sebagai olahraga prestasi.

​Permainan yang menggunakan 28 kartu balok kecil ini tidak hanya melibatkan keberuntungan, tetapi juga memerlukan konsentrasi tinggi dan kemampuan membaca kartu lawan.

Dengan adanya turnamen resmi dan organisasi yang menaungi olahraga permainan Gaple, diharapkan masyarakat dapat melihat gaple sebagai sarana yang positif untuk mengasah kemampuan berpikir dan mempererat tali persaudaraan tanpa ada unsur perjudian. ***