KesehatanPilihan EditorRegional

Gowes Sepeda Santai RSUD Kardinah Sebelumnya Sempat Diwarnai Kisruh Izin Lahan

×

Gowes Sepeda Santai RSUD Kardinah Sebelumnya Sempat Diwarnai Kisruh Izin Lahan

Sebarkan artikel ini
RSUD Kardinah terpaksa tanda tangani kesepakatan izin pada CV Curtina Prasara agar acara Gowes Sepeda Sabtai minggu pagi dapat berlangsung lancar, Sabtu, 15 November 2025 malam.

Beritamerdeka.co.id – Acara Gowes Sepeda Santai RSUD Kardinah Kota Tegal sukses digelar meriah di halaman Gedung Dewadaru, pada Minggu, 16 November 2025.

Peserta Gowes Sepeda Santai dari berbagai daerah memadati lokasi rangkaian peringatan HUT ke-98 RSUD Kardinah sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional.

Advertisement
Scroll untuk membaca

​Kemeriahan acara ini menampilkan hadiah utama berupa motor dan sepeda listrik, serta berbagai hiburan lainnya.

Pasca Putusan Pengadilan Tinggi, RSUD Kardinah Rencanakan Kasasi

Namun, di balik suksesnya perhelatan tersebut, tersimpan drama tarik-ulur izin pemanfaatan lahan yang melibatkan pihak RSUD Kardinah, Event Organizer (EO) PT. Sukma Resa Jaya Indonesia, dan penyewa lahan parkir, CV Curtina Prasara.

Ketegangan Izin Nyaris Gagalkan Acara

​Sehari sebelum pelaksanaan, persiapan acara Gowes sempat terhenti lantaran CV Curtina Prasara, selaku pihak yang terikat dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) penguasaan lahan parkir, menilai pihak EO tidak beretika karena langsung memasang layos (tenda/perlengkapan) di atas lahan yang mereka sewa tanpa koordinasi.

​Menurut Direktur CV Curtina Prasara, Indra Romansyah, penghentian persiapan pemasangan layos dan panggung dilakukan karena pihak EO PT Sukma Resa Jaya Indonesia dianggap tidak mempunyai etika.

Wadir RSUD Kardinah, Nur Hanifah Penuhi Panggilan Polres Tegal Kota, Ada Apa?

Aksi penghentian ini sempat membuat panitia dari RSUD Kardinah panik lantaran waktu pelaksanaan tinggal hitungan jam, berpotensi menggagalkan acara yang sudah ditunggu 2.000 peserta.

​”PIHAK KEDUA sepakat memberikan izin pemakaian lahan untuk keperluan Gowes Sepeda Santai RSUD Kardinah Kota Tegal sejak tanggal 15 Nopember sampai dengan 16 Nopember 2025 pada lahan parkir di area halaman Gedung Dewadaru dan Poliklinik Rawat Jalan RSUD Kardinah kota Tegal. Adapun segala resiko yang diakibatkan oleh kegiatan Gowes Sepeda Santai menjadi tanggung jawab PIHAK KESATU,” demikian bunyi kesepakatan yang akhirnya ditandatangani.

​Surat kesepakatan itu ditandatangani oleh Plt Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal, dr. Lenny Harlina Herdha Santi, MM, dan Direktur CV Curtina Prasara, Indra Romansyah, pada Sabtu malam (15/11/2025) di RM Dapoer Tempo Doeloe.

Plt Direktur dr. Lenny Harlina atas nama panitia penyelenggara buru-buru menyampaikan permintaan maafnya kepada Direktur CV Curtina Prasara atas kesalahan atau kelalaian yang terjadi

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan pinjam tempat yang terkesan terburu-buru dari PT. Sukma Resa Jaya Indonesia yang diwakili oleh Ahmad Muslih.

RSUD Kardinah Kembali ‘Tekuk Lutut’

​Peristiwa ini kembali menyisakan sorotan terhadap posisi perusahaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kardinah. Rumah sakit plat merah tersebut dinilai kembali tidak berdaya menghadapi ‘skakmat’ dari pihak swasta CV Curtina Prasara.

​Kasus tarik-ulur izin ini menambah daftar panjang perseteruan hukum antara RSUD Kardinah dan CV Curtina Prasara.

Sebelumnya, RSUD Kardinah telah menghadapi kekalahan di Pengadilan Negeri Tegal dan Pengadilan Tinggi Semarang terkait perkara serupa dan kini tengah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

​Semangat Hidup Sehat Jadi Sorotan Utama
​Meskipun diwarnai kisruh izin, pihak rumah sakit tetap memfokuskan kegiatan pada semangat promotif dan preventif kesehatan.

​Plt. Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal, dr. Lenny Harlina Herdha Santi, MM, menegaskan bahwa Gowes Kardinah bukan sekadar hiburan.

​“Tugas kami bukan hanya mengobati, tapi juga menyehatkan masyarakat. Gowes Kardinah adalah cara kami mengajak masyarakat hidup sehat,” katanya.

​Sekda Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud tanggung jawab promotif dan preventif rumah sakit.

“RSUD Kardinah harus menyatu dengan masyarakat, karena rumah sakit ini milik kita bersama,” ujarnya.

​Nur Hanifah, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Kardinah sekaligus Ketua Panitia, menyebut antusiasme masyarakat meningkat pesat, mencapai hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. ***

​(Anis Yahya)