
BeritaMerdeka.co.id – Sebuah insiden tragis merenggut nyawa seorang pekerja pemasangan baliho di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Pesurungan Kidul, Kecamatan Tegal Barat, pada Rabu 19 November 2025, sekitar pukul 11.40 WIB.
Korban diketahui bernama Tedi Rizali Tife (32), warga Kabupaten Brebes. Peristiwa nahas ini terjadi saat korban bersama empat rekannya yakni Bambang Winarto, Edi Budiyanto, Ricky Indrayanto, dan Agus Imam Martadi, sedang memasang baliho milik CV Bangun Karta.
Para pekerja telah menempati posisi masing-masing pada rangka tiang besi, dengan korban berada di titik paling tinggi di sisi selatan.
Tak lama setelah pekerjaan dimulai, saksi mendengar suara ledakan keras. Seketika, tubuh korban terpental dari atas rangka dan jatuh ke trotoar.
Saat diperiksa, korban sudah tidak bernyawa. Ia mengalami luka bakar pada tangan serta luka parah di kepala yang mengeluarkan darah.
Laporan kejadian masuk ke kepolisian sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas dari Polsek Tegal Barat, piket Pamapta Polres Tegal Kota, dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tegal Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kardinah, namun pihak medis memastikan ia telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.
Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu tangga bambu, dua tang jepit, sepasang sandal jepit, dan satu cutter.
Kapolsek Tegal Barat, AKP Sunyarni, melalui Kasihumas Polres Tegal Kota, AKP Sakmadi, membenarkan insiden kecelakaan kerja tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pemasang baliho akibat tersengat listrik. Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban ke RSUD Kardinah. Saat ini penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan penyebab pasti dan mengetahui apakah ada unsur kelalaian,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan Tim Inafis bersama pihak RSUD Kardinah menyimpulkan korban meninggal murni akibat sengatan arus listrik.
Pihak kepolisian mengimbau para pekerja lapangan agar selalu mengutamakan keselamatan kerja, terutama di area yang berisiko tinggi dan dekat jaringan listrik, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.***
