
Beritamerdeka.co.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mengawaki alat utama sistem persenjataan (Alutsista) modern.
Komitmen TNI AU tersebut diwujudkan melalui program Pelatihan CH-4 Batch-2 yang secara resmi dimulai di Taizhou, China, pada Selasa, 25 November 2025.
Pelatihan ini diikuti oleh 89 personel TNI AU dan dijadwalkan berlangsung selama 10 minggu kedepan dimulai Selasa 25 November 2025.
Gubernur Jateng Imbau Kepala Daerah Berkolaborasi dalam Penanggulangan Bencana
Program ini diselenggarakan oleh Aerospace Long-March International Trade Co., Ltd. (ALIT), produsen pesawat nirawak (drone) CH-4.
Fokus dan Tujuan Pelatihan Kontingen Indonesia dipimpin oleh dua perwira menengah, Letkol Pnb Lucky Candra Yudistira dan Letkol Pnb Chaerul Dinata, S.A.P.
Selama masa pelatihan, para peserta akan menerima materi komprehensif yang mencakup seluruh aspek pengoperasian pesawat CH-4, mulai dari:
Sistem Kendali Pesawat: Mempelajari mekanisme kontrol dan navigasi pesawat.
Prosedur Misi: Mendalami perencanaan dan pelaksanaan misi operasional, termasuk pengintaian dan pengawasan.
Pelatihan ini bertujuan membekali para personel dengan kemampuan teknis dan operasional yang mumpuni, sebagai bekal penting untuk mendukung kesiapan operasional dan pelaksanaan tugas di lapangan, sejalan dengan modernisasi alutsista TNI AU.
Sejalan dengan Program Prioritas
Upaya peningkatan kompetensi personel melalui program pelatihan internasional ini merupakan bagian integral dari lima program prioritas TNI AU. Saat ini, peningkatan kualitas sumber daya manusia ditempatkan sebagai salah satu prioritas utama untuk menjamin profesionalisme dan kesiapan tempur Angkatan Udara di masa mendatang. (*/Tim Redaksi)
