
Beritamerdeka.co.id – Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Nataru, seluruh elemen Forkopimda Kota Tegal menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Hal ini terungkap dalam Rakor persiapan Natal dan Tahun Baru Nataru yang digelar di Ruang Adipura, Kamis, 11 November 2025.
Rapat yang dipimpin Wali Kota Tegal persiapan Nataru menjadi ajang konsolidasi seluruh stakeholder, mulai TNI, Polri, SKPD, hingga mitra vertikal.

Fokus utama Rakor adalah memetakan dan menanggulangi potensi kerawanan Nataru, mulai dari keamanan, logistik, hingga dampak cuaca ekstrem.
Kesiapsiagaan Keamanan dan Lalu Lintas
Wali Kota Dedy Yon menekankan bahwa Kota Tegal, sebagai simpul penting di jalur Pantura, wajib memperkuat mitigasi potensi kemacetan dan kriminalitas jalanan akibat lonjakan mobilitas.
“Rakor ini momentum vital untuk memastikan keamanan masyarakat. Seluruh unsur, mulai dari Kodim 0712/Tegal, Polres Tegal Kota, dan Satpol PP, akan mengintensifkan patroli gabungan,” tegas Wali Kota.
Fokus pengamanan akan mencakup potensi kerawanan spesifik Nataru, seperti tawuran, penggunaan petasan, dan euforia berlebihan saat malam pergantian tahun. BPBD Kota Tegal juga diperintahkan menyiagakan posko bencana, mengingat ancaman banjir pesisir dan angin kencang.

Posko Terpadu akan mulai beroperasi pada 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, mengintegrasikan rekayasa lalu lintas, ramp check sarana transportasi, dan pengamanan jalur wisata.
Energi dan Pangan Dijamin Aman 100%
Sektor logistik dan infrastruktur memastikan operasional berjalan 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat:
Sektor dan Kesiapan Operasional seperti Detail Jaminan Pangan (Bulog) Ketersediaan Stok Jangka Panjang, Stok beras di gudang Tegal mencapai lebih dari 83 ribu ton.
Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Jateng aman hingga Juli 2026. Pemerintah siapkan Gerakan Pangan Murah untuk stabilisasi harga.
Dedy Yon Tegaskan Seluruh Pemeluk Agama Harus Jadi Superteam
Energi (Pertamina) Satgas Nataru (30 Nov 2025 – 11 Jan 2026) Menyiapkan SPBU siaga, peningkatan pasokan BBM dan LPG, serta layanan modular di jalur Pantura. Fuel Terminal Tegal menjamin distribusi tidak terganggu.
Listrik (PLN) Posko 24 Jam & 24 Tim Siaga, Menjamin reserve margin listrik lebih dari 45%. Tidak ada pemadaman terencana pada 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Sebanyak 24 tim disiagakan dengan sistem tiga shift setiap hari.
Dukungan Hukum dan Ekonomi Lokal
Dukungan juga datang dari sektor hukum dan ekonomi. Kejaksaan Negeri Tegal memperkuat komitmen penegakan hukum untuk mengantisipasi kerawanan sosial dan kenaikan harga, sementara Pengadilan Negeri Tegal memastikan layanan publik berjalan melalui fasilitas digital e-Court.
Dari sisi ekonomi, Jamkrida Jateng menyiapkan penjaminan kredit bagi UMKM Kota Tegal sekaligus menyalurkan bantuan CSR untuk masyarakat terdampak bencana.
“Dengan sinergi yang kuat ini, kami harap seluruh masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” tutup Wali Kota Dedy Yon.
(*/Anis Yahya)
