Scroll untuk baca berita
Gaya HidupPendidikan

Mahasiswa KKN Gelar Penyuluhan Solusi Pertanian Ramah Lingkungan (Biosaka) di Pondok Pesantren Manarotul Huda

×

Mahasiswa KKN Gelar Penyuluhan Solusi Pertanian Ramah Lingkungan (Biosaka) di Pondok Pesantren Manarotul Huda

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 30, Desa Bangbayang, Kec. Bantarkawung
Dokumentasi Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 30, Desa Bangbayang, Kec. Bantarkawung

Beritamerdeka.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan penyuluhan solusi pertanian ramah lingkungan dengan metode Biosaka di Pondok Pesantren Manarotul Huda pada hari Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan.

Penyuluhan tersebut diikuti oleh para santri, pengurus pondok pesantren, serta masyarakat sekitar lingkungan pesantren. Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta karena membahas solusi pertanian yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar.

Mahasiswa KKN dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Biosaka merupakan elisitor alami yang dibuat dari berbagai jenis tanaman sehat. Biosaka berfungsi untuk merangsang pertumbuhan tanaman, meningkatkan ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta memperbaiki kualitas hasil pertanian tanpa merusak lingkungan.

Selain ramah lingkungan, penggunaan Biosaka juga dinilai mampu menekan biaya produksi pertanian. Mahasiswa KKN menekankan bahwa Biosaka tidak menggantikan pupuk, melainkan membantu tanaman tumbuh lebih optimal sehingga pemakaian pupuk kimia dapat dikurangi secara bertahap.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga memaparkan tahapan pembuatan Biosaka, mulai dari pemilihan bahan tanaman, proses peremasan, hingga cara pengenceran dan aplikasi pada tanaman. Penjelasan ini bertujuan agar peserta dapat mempraktikkan secara mandiri di lahan pertanian masing-masing.

Pimpinan Pondok Pesantren Manarotul Huda memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang telah menghadirkan penyuluhan pertanian ramah lingkungan di lingkungan pesantren. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengetahuan tambahan yang bermanfaat bagi santri sebagai bekal keterampilan hidup di masa depan.

Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait manfaat Biosaka serta penerapannya pada berbagai jenis tanaman pertanian dan hortikultura.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, mahasiswa KKN berharap pengetahuan tentang Biosaka dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh santri dan masyarakat sekitar. Diharapkan pula Pondok Pesantren Manarotul Huda dapat menjadi contoh dalam penerapan praktik pertanian ramah lingkungan yang mendukung kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.

(Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 30, Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes).***