Kades Terpilih No.urut 4 Hj Yati Nurhayati S.K.M
Beritamerdeka.co.id — Hj. Yati Nurhayati, S.K.M., resmi dinyatakan terpilih dan menang dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Usai penetapan hasil perhitungan suara, Hj. Yati mengungkapkan perasaan bangga, terharu, serta apresiasinya kepada seluruh warga masyarakat.
Wawancara live yang berlangsung di kediamannya mengungkapkan dinamika kemenangan serta arah kebijakan pembangunan Desa Danau Indah untuk masa bakti mendatang. Rabu (23/9/2026)
Dalam kontestasi Pilkades Danau Indah, Hj. Yati Nurhayati yang maju dengan nomor urut 04 berhasil mengungguli tiga pasangan calon lainnya. Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.107 pemilih, Hj. Yati mengantongi kemenangan dengan perolehan sebanyak 1.405 suara.
“Alhamdulillah ucapan untuk warga Desa Danau Indah yang sudah meluangkan hak pilihnya. Saya cukup bangga dan terharu, alhamdulillah juga hasilnya memuaskan,” ujar Hj. Yati Nurhayati saat diwawancarai.
Menatap periode kepemimpinannya (2026–2034), Hj. Yati menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan warga masyarakat Desa Danau Indah. Salah satu fokus program kerja utama yang disorot adalah sektor ketenagakerjaan.
Mengingat letak geografis Desa Danau Indah yang berada dekat dengan Kawasan Industri MM2100, pihak desa akan berupaya menjalin kerja sama lintas sektoral secara intensif.
“Masalah program memang salah satunya kita fokus pada tenaga kerja. Tenaga kerja bukan hanya yang lulus sekolah, tetapi akan kita upayakan kerja sama lintas sektoral yang ada di Kawasan MM. Mudah-mudahan nanti program-program CSR yang sudah ada akan kita gali lebih lanjut,” tegasnya.
Selain masalah ketenagakerjaan, pemberdayaan perempuan melalui gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Danau Indah juga dinilai sudah berjalan baik dan akan terus ditingkatkan.
Mengenai potensi perombakan atau penataan susunan jajaran pemerintahan desa/kabinet kerja, Hj. Yati mengungkapkan bahwa rencana tersebut sudah ada, namun masih dalam tahap pematangan mengingat suasana pascapemilihan yang masih hangat.
“Masalah 100% atau berapa persennya, itu masih kita kemas dan matangkan,” pungkasnya.[ ]















