Berita Merdeka, Cilacap – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban Brebes yang bertugas di Desa Mandala, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, menyelenggarakan acara sosialisasi strategi digital marketing di Balai Desa Mandala, pada Selasa 4 Februari 2025.
Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemasaran digital dalam meningkatkan daya saing usaha mereka.
Pemerintah Desa Mandala, termasuk Kepala Dusun (Kadus), Sekretaris Desa, dan perangkat desa lainnya, turut hadir dan mendampingi kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui teknologi digital.
Sosialisasi ini dihadiri oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mandala, yang sebagian besar berprofesi sebagai penderes nira kelapa, yaitu masyarakat yang mengolah hasil sadapan nira menjadi produk turunan seperti gula aren.
Selain itu, banyak juga petani dan peternak yang mengikuti kegiatan ini dengan harapan bisa memperoleh wawasan baru mengenai pemasaran digital untuk memperluas jangkauan bisnis mereka.
Dalam sosialisasi ini, tim KKN memperkenalkan berbagai platform digital yang dapat membantu masyarakat memasarkan produk mereka secara lebih luas dan efisien. Beberapa aplikasi dan media sosial yang diperkenalkan meliputi:
1. WhatsApp Business – Sebagai alat komunikasi dan pemasaran, aplikasi ini memungkinkan pelaku usaha berinteraksi langsung dengan pelanggan, menampilkan katalog produk, serta memberikan layanan pelanggan dengan lebih profesional.
2. Instagram – Platform berbasis visual ini sangat efektif dalam mempromosikan produk melalui foto dan video berkualitas tinggi. Fitur seperti Instagram Shopping dan Reels juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan jangkauan bisnis.
3. TikTok Shop – Dengan semakin populernya TikTok sebagai platform berbasis video pendek, para pelaku UMKM dapat memasarkan produk mereka dengan cara yang lebih interaktif dan menarik, menjangkau pasar yang lebih luas melalui konten kreatif.
4. Meta Business – Platform ini mencakup layanan pemasaran digital dari Facebook dan Instagram, memungkinkan pelaku usaha untuk mengelola iklan berbayar dan menganalisis performa bisnis mereka secara lebih profesional.
5. Shopee – Sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia, Shopee memberikan peluang besar bagi UMKM untuk menjual produk mereka secara daring. Fitur seperti Shopee Live, Shopee Ads, dan program gratis ongkir dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan dan menarik lebih banyak pelanggan.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat Desa Mandala menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta selama sesi diskusi dan tanya jawab.
Mereka tertarik untuk mengetahui cara membuat akun bisnis, mengelola toko online, menggunakan fitur iklan berbayar, serta strategi pemasaran digital yang efektif.
Respon positif dari peserta menunjukkan bahwa Desa Mandala memiliki potensi besar dalam mengembangkan bisnis berbasis digital. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang digital marketing, diharapkan para pelaku UMKM, penderes, petani, dan peternak di desa ini dapat memanfaatkan platform digital secara optimal untuk meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara keseluruhan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan desa-desa lain juga dapat mencontoh inisiatif ini sebagai langkah awal dalam membangun ekosistem bisnis digital yang lebih maju dan berkelanjutan.
Dengan dukungan pemerintah, edukasi berkelanjutan, serta semangat masyarakat dalam beradaptasi dengan teknologi, Desa Mandala berpotensi menjadi contoh sukses dalam pemanfaatan digital marketing untuk memasarkan produk lokal hingga ke tingkat nasional dan internasional. (Mia Mulyawati).***