Scroll untuk baca berita
Regional

Agus Prianggodo Resmi Jabat Ketua DPRD Banyumas Sisa Masa Jabatan 2024-2029

×

Agus Prianggodo Resmi Jabat Ketua DPRD Banyumas Sisa Masa Jabatan 2024-2029

Sebarkan artikel ini
Agus Prianggodo dan Pimpinan dewan usai pengucapan sumpah janji

 

BeritaMerdeka.co.id – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyumas telah resmi mengukuhkan Agus Priyanggodo sebagai Ketua DPRD Kabupaten Banyumas untuk sisa masa jabatan 2024–2029, melalui acara pengucapan sumpah/janji. Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan legislatif daerah yang berfokus pada penguatan komunikasi, sinergi lintas lembaga, serta pemulihan dan penjagaan kepercayaan publik.

Agus Priyanggodo, yang akrab disapa Nova, merupakan anggota DPRD dari PDIP dapil II Banyumas. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Banyumas dan Ketua Panitia Khusus (Pansus) perubahan Peraturan Daerah tentang bangunan gedung. Usai mengucapkan sumpah, ia menyatakan bahwa memimpin lembaga legislatif bukan tantangan yang ringan, namun optimistis dapat menjalankannya dengan baik melalui komunikasi solid dan kerja kolektif seluruh unsur DPRD, eksekutif, serta Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida).

“Dengan komunikasi yang baik, insya Allah beban berat ini akan menjadi ringan. Harapannya hubungan antara eksekutif, legislatif, dan Muspida bisa semakin sinergis, sehingga DPRD ke depan lebih aspiratif dan dipercaya publik,” ujar Agus.

Menurutnya, penguatan peran DPRD tidak hanya terbatas pada fungsi formal pengawasan, legislasi, dan penganggaran, melainkan juga sebagai ruang representasi rakyat yang terbuka dan kredibel. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat agar tidak terjadi jarak antara DPRD dengan konstituennya.

“Jangan sampai rakyat sudah tidak percaya, lalu datang sendiri berbondong-bondong ke sini. Itu akan menjadi persoalan besar. Kepercayaan yang sudah diberikan rakyat harus kita perjuangkan secara maksimal,” tegasnya.

Dalam sambutan perdana, Agus menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya, yang merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Jawa Tengah tentang pemberhentian dan pengangkatan pimpinan DPRD Banyumas sisa masa jabatan. Ia juga meminta doa, dukungan, dan masukan dari seluruh pihak untuk menjalankan tugas secara optimal.

Selain itu, ia menegaskan komitmen untuk menata internal DPRD, termasuk penyesuaian alat kelengkapan dewan (AKD) sesuai tata tertib. Tujuan penyesuaian adalah menghindari rangkap jabatan dan memastikan kinerja kelembagaan berjalan efektif. “Dalam tata tertib tidak boleh ada rangkap jabatan. Karena itu, penyesuaian sudah dilakukan dan akan terus kita sempurnakan agar kinerja dewan tetap optimal,” jelasnya.

Agus mengungkapkan bahwa sejumlah perubahan struktur telah disahkan dalam rapat paripurna sebelumnya, seperti penunjukan Anang sebagai Ketua Fraksi dan Jasmin sebagai Ketua Komisi II. Ke depan, ia berencana segera menggelar rapat pimpinan dan musyawarah bersama pimpinan DPRD serta ketua-ketua fraksi untuk menyelaraskan arah kerja dan agenda prioritas. “Kewajiban kami adalah menampung seluruh pikiran dan aspirasi yang ada di sini. Saya hanya sebagai koordinator. Semua keputusan akan ditempuh melalui musyawarah bersama pimpinan dewan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut kepemimpinan baru DPRD dengan optimisme. Ia menilai sinergi antara eksekutif dan legislatif selama ini telah berjalan baik dan perlu terus ditingkatkan. “Kalau eksekutif dan legislatif kerjanya bareng dan kompak secara positif, banyak persoalan bisa diselesaikan dengan lebih baik. Itu sudah kami buktikan,” ujar Sadewo.

Ia memberikan contoh kolaborasi dalam menarik investasi dan mencari sumber pendanaan daerah, termasuk optimalisasi anggaran non-APBD dan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Menurutnya, kekompakan kepala daerah dan pimpinan DPRD menjadi kunci utama percepatan pembangunan daerah.

Menutup pernyataannya, Agus Priyanggodo menegaskan bahwa DPRD Banyumas ke depan tidak akan berjalan sendiri. Lembaga legislatif harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus wakil rakyat yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Saya berkomitmen bekerja sungguh-sungguh dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Pembangunan Banyumas hanya bisa dilakukan bersama-sama, dengan gotong royong dan sinergi semua pihak,” pungkasnya.***