Regional

Banjir Hebat Lumpuhkan Bumiayu, Jalan Utama Ditutup

×

Banjir Hebat Lumpuhkan Bumiayu, Jalan Utama Ditutup

Sebarkan artikel ini
Sebuah mobil hanyut terseret arus banjir Bumiayu (sc.video fb)

BeritaMerdeka.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, sejak Sabtu siang 8 November 2025 mengakibatkan banjir melanda sejumlah titik di kawasan pusat kota.

Kawasan Pasar Bumiayu dan sekitarnya, termasuk Jalan Pangeran Diponegoro serta wilayah Kalierang, menjadi lokasi yang paling parah terdampak. Bahkan mobil pun hanyut terbawa arus banjir.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Menurut pantauan di lapangan, banjir mulai menggenangi jalan dan permukiman warga sekitar pukul 17.00 WIB, setelah Sungai Keruh dan Sungai Erang meluap akibat curah hujan tinggi yang terjadi tanpa henti sejak pukul 13.30 WIB.

Air melimpas ke badan jalan, merendam pertokoan di sekitar Pasar Bumiayu, serta sejumlah rumah warga di bantaran sungai.

“Ketinggian air di beberapa titik mencapai 30–60 sentimeter, dan terus bertambah saat hujan belum juga reda,” ungkap salah satu warga Kalierang, Slamet, yang sejak sore membantu memindahkan barang dagangan dari tokonya agar tidak terendam.

Akibat genangan air yang cukup tinggi, Jalan Pangeran Diponegoro untuk sementara ditutup total demi keselamatan pengguna jalan.

Petugas dari Polsek Bumiayu, Koramil, dan BPBD Kabupaten Brebes segera turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membantu evakuasi warga terdampak.

Arus kendaraan dari arah Purwokerto menuju Tegal dialihkan melalui Jalan Lingkar Bumiayu.

Salah satu petugas kepolisian menyampaikan, bahwa pihaknya masih memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan tidak ada korban jiwa.

“Fokus kami malam ini adalah memastikan keselamatan warga dan mengamankan jalur utama agar tidak terjadi kemacetan panjang,” ujarnya.

Sementara itu, petugas BPBD masih melakukan pemantauan terhadap debit air di Sungai Keruh dan Sungai Erang, mengingat curah hujan yang masih tinggi berpotensi memperluas area genangan. Sejumlah warga juga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di sekitar sungai.

Meski demikian, beberapa warga tetap bertahan di rumah masing-masing sambil berjaga-jaga jika air kembali naik. Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur kawasan Bumiayu.

Masyarakat berharap cuaca segera membaik agar aktivitas ekonomi, terutama di kawasan Pasar Bumiayu, dapat kembali normal.

Mari kita berdoa bersama agar banjir segera surut, dan seluruh warga yang terdampak di wilayah Bumiayu dapat segera pulih dari bencana ini.***