Regional

Baru Dilantik, Dirtek PDAM Tirta Ayu Siap Turun ke Lokasi Kebocoran

×

Baru Dilantik, Dirtek PDAM Tirta Ayu Siap Turun ke Lokasi Kebocoran

Sebarkan artikel ini
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman resmi melantik Mohamad Mashadi Zaeni sebagai Direktur Teknik PDAM Tirta Ayu (Ade W/beritamerdeka.co.id)

BeritaMerdeka.co.id – Pemerintah Kabupaten Tegal resmi melantik Mohamad Mashadi Zaeni (MMZ) sebagai Direktur Teknik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ayu, dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di ruang rapat PDAM Tirta Ayu Kabupaten Tegal, Rabu, 24 Desember 2025.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, serta dihadiri Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Sekretaris Daerah Amir Makhmud, jajaran direksi, Dewan Pengawas, dan tamu undangan lainnya.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tegal dalam melengkapi formasi manajemen PDAM sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan daerah agar semakin profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan bahwa PDAM memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Ia berharap jajaran direksi yang telah lengkap mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas cakupan layanan, serta menjawab tantangan utama, seperti menekan tingkat kebocoran air (non-revenue water) dan meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan.

“Saya sebagai KPM bersyukur jajaran PDAM Tirta Ayu Kabupaten Tegal kini sudah lengkap. Direksi terpenuhi, Dewan Pengawas juga terpenuhi. Harapannya, tim ini bisa bekerja maksimal, baik dari sisi pelayanan maupun kualitas,” tegas Ischak.

Bupati menekankan bahwa PDAM tidak semata berorientasi pada keuntungan, melainkan menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Air ini kebutuhan dasar. Mati satu hari saja, masyarakat langsung komplain. Dan ketika PDAM bermasalah, ujungnya ke Pemkab Tegal. Karena PDAM adalah etalase pelayanan birokrasi Pemkab. Maka saya tekankan, jajaran harus menjadi super tim yang solid dan hebat,” jelasnya.

Kepada Direktur Teknik yang baru, Bupati juga menyampaikan pesan khusus agar segera beradaptasi dan mampu mencapai target program yang telah ditetapkan.

“Saya pesan Dirtek yang baru untuk cepat beradaptasi. Untuk mencapai tujuan, harus paham dulu medannya. Komando tetap di Direktur Utama, karena Dirut bertanggung jawab penuh terhadap perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Tirta Ayu, Mohamad Mashadi Zaeni menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja dan melanjutkan program-program strategis perusahaan, dengan fokus utama pada perbaikan sistem distribusi air.

“Saya mohon doa dan dukungan atas amanah jabatan ini. Target terdekat, saya langsung diperintahkan Direktur Utama untuk turun ke Bumijawa menangani titik kebocoran. Deadline-nya satu hari harus selesai karena kondisinya darurat,” ungkap Zaeni.

Ia menambahkan, koordinasi intensif dengan seluruh jajaran akan dilakukan agar suplai air kembali normal pascabanjir bandang.

“Kalau besok air belum mengalir, mau tidak mau saya harus tinggal di sana sampai air benar-benar mengalir. Targetnya tidak ada lagi komplain dari masyarakat,” tegasnya.

Zaeni mengungkapkan bahwa saat banjir bandang terjadi, hampir seluruh jaringan pipa mengalami kerusakan, sehingga berdampak luas terhadap distribusi air bersih di berbagai wilayah Kabupaten Tegal.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Tegal optimistis PDAM Tirta Ayu akan semakin optimal dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih yang aman dan berkelanjutan.***