Beritamerdeka.co.id – Atmosfer persaingan sengit dan semangat sportivitas mewarnai babak final Turnamen E-Sports Free Fire Kapolres Tegal Cup 2026 Season 3 dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 yang mempertemukan para pelajar dan mahasiswa terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Tegal.
Ajang yang menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun pendukungnya, di halaman Mapolres Tegal, Minggu (14/6/2026).
Turnamen tersebut menjadi puncak rangkaian kompetisi yang sebelumnya diikuti ratusan tim dari kalangan pelajar SMP, SMA, SMK hingga mahasiswa. Para peserta menampilkan strategi, kerja sama tim, dan kemampuan bermain yang luar biasa demi memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menuju kompetisi tingkat yang lebih tinggi.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan turnamen ini merupakan Season 3 yang difokuskan pada lomba Free Fire sebagaimana yang telah dijanjikan oleh Polres Tegal.
“Season 1 sudah kita laksanakan campuran antara Mobile Legends dan Free Fire Season 2 khusus di Mobile Legends, dan ini Season 3 kita khususkan untuk adik-adik yang hobi bermain E-Sports Free Fire,” ujarnya.
Ia menyebut, kegiatan E-Sports yang digelar jajaran kepolisian ini merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif, kreatif, dan kompetitif.
“Kegiatan ini untuk menjaring atlet-atlet yang ada di Kabupaten Tegal dan juga untuk mengembangkan potensi yang sifatnya positif. Selain itu bisa mengalihkan kegiatan-kegiatan negatif,” tegas Kapolres.
Tidak hanya sampai disitu, para pemenang turnamen ini juga nantinya akan dikirim dalam ajang yang lebih tinggi yaitu di Polda Jawa Tengah, pada 20 Juni 2026.
“Ya, untuk yang kita kirim ke Polda Jawa Tengah ini adalah kegiatan-kegiatan pada hasil di Season 1 dan Season 2. Karena fokusnya adalah di Mobile Legends. Kemudian akan berangkat ke Kapolda Cup,” terangnya.
Kapolres berharap, nantinya perwakilan dari Kabupaten Tegal bisa ada yang sampai pada ajang Kapolri Cup 2026, sehingga memiliki kebanggaan tersendiri.
“Mudah-mudahan kita doakan bersama ada yang bisa mewakili Kabupaten Tegal untuk berangkat ke Kapolri Cup pada bulan Juli nanti,” harapnya.
Disamping turnamen Season 3, Polres Tegal juga menggelar Lomba Video AI sebagai pengembangan potensi, karena sebelumnya melaksanakan pelatihan AI Ready ASEAN pertama kali di beberapa sekolah-sekolah.
“Salain E-Sports, kita susulkan dengan kegiatan Lomba Video AI Batch 1 dan kali ini adalah Batch 2, sebagai bentuk wujud kita untuk memberikan, mengembangkan potensi-potensi para pelajar untuk bisa terbuka terkait dengan AI,” ungkapnya.
AKBP Bayu juga menjelaskan tujuan dari Lomba Video AI, yaitu memberikan edukasi kepada remaja dan pelajar, serta meningkatkan potensi-potensi positif.
“Kita dapat lihat sendiri hasilnya luar biasa yang dibuat oleh adik-adik pelajar. Bisa mengembangkan tema-tema yang telah kita berikan,” jelas Kapolres.
Ditempat yang sama, Ketua KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo mengapresiasi langkah yang dilakukan Polres Tegal dalam mengembangkan bibit-bibit atlet, terutama E-Sports.
“Kami berterima kasih kepada Polres Tegal yang telah menggelar event E-Sports, sehingga bisa berlangsung dengan sukses. Karena tahun-tahun sebelumnya tidak ada kegiatan perlombaan kejuaraan seperti ini,” ungkapnya.
Bambang menambahkan, dengan adanya turnamen E-Sports maka akan masuk atlet yang bisa dikirim pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah Oktober 2026 mendatang.
“Ini pengembangan bakat karena dari kejuaraan kali ini ada yang masuk ke Porprov Jateng, yaitu sembilan atlet hasil dari kegiatan Season 1 dan 2 untuk mewakili Kabupaten Tegal,” pungkasnya.***













