
BeritaMerdeka.co.id – Rapat kerja daerah (Rakerda) Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Kabupaten Brebes berlangsung Kamis, (25 September 2025) di gedung komplek Islamic senter Kabupaten Brebes.
Rakerda Ke- 2 ABMI Kabupaten Brebes diikuti sekitar 250 petani bawang mewakili 12 kecamatan yang merupakan wilayah centra penghasil bawang merah di Brebes
Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten 1 Sekwilda Kabupaten Brebes Khairul M, Kepala Dinas pertanian Kabupaten Brebes Furqon , Ketua Dewan Pembina ABMi Nasional Juwari, Kadis DInkomoindag Sumarno,
dan para tokoh petani bawang merah di Brebes.

Ketua ABMI Brebes Thoripien dalam kesempatan tersebut mengatakan ABMI Kabupaten Brebes yang baru berusia 2 tahun perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak agar asosiasi ini bermanfaat bagi para petani bawang merah di Brebes Sedangkan. rakerda bertujuan membahas program kerja serta menampung aspirasi petani bawang yang nentinya bisa menjadi rekomendasi kepada pemerintah serta membentuk KSB ABMI di tingkat kecamatan.
Thoripien menyampaikan terimasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan.rapat kerja daerah ke 2 bisa sukses .

Ketua Pembina ABMI Nasional Juwari dalam sambutannya mengatakan bahwa ABMI dibentuk untuk melindungi petani bawang merah yang mayoritas, petani bawang merah berada di kabupaten Brebes sebagai pemasok terbesar nasional maka jika ada kebijakan yang kurang pas AbMI bisa mengusulkan atau saran kebijakan yang terbaik.
Juga kata Juwari ABMI bisa ikut mengusulkan jika ada regulasi sehingga hasilnya yang terbaik untuk petani bawang merah.
‘ Seperti yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan Nasional tentang acuan harga bawang merah di tingkat petani dengan standar harga /kilogram paling rendah Ro 25.000 .dan di tingkat konsumen paling rendah Rp.36 ribu /kg dan paling tinggi Rp.49 ribu.
‘ Jadi sudah banyak regulasi yang telah dihasilkan dari usulan ABMI supaya bawang merah menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan termasuk bawang merah yang selama ini menjadi ikon- nya Brebes harus tetap di tingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya.
Juwari yang sudah dua Pereode (10 tahun) menjabat Ketua ABMI Nasional menjelaskan. bahwa semua daerah yang punya basis bawang merah sudah terbentuk ABMI seperti Sulawesi, Sumatra Barat , NTB dan di seluruh daerah pulau Jawa yang semaunya dibawah naungan ABMI nasional yang sekarang dm dipimpin oleh Dian Alex Candra menggantikan Juwari yang sekarang menduduki sebagai Ketua Dewan Pembina. Menurut Juwari rwdulasi yang terjadi saat ini tentang per bawangan bain regulasinya maupin soal kebijakan impor
semuanya masukan dari ABMI
ABMI tujuan pokoknya melindungi petani bawang soal harga termasuk pupuk dan memberikan usulan kepada pemerintah sesuatu yang terbaik bagi petani bawang merah di seluruh wilayah Indonesia.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten 1 Khairul mengatakan keberadaan Asosiasi Bawang Merah Indonesia Brebes sangat strategis sebagai wadah komunikasi dan koordinasi bagi petani bawang merah berkaitan kebijakan bawang merah. Rakerda ke 2 menurut Bupati penting untuk mengevaluasi dan merencanakan program kerja ke depan supaya lebih baik dan dirasakan manfaatnya oleh semua petani bawang merah di kabupaten Brebes. Bupati berharap agar petani bawang Brebes tetap menjaga kualitas produksinya agar bawang merah Brebes tetap menjadi Ikon nya Brebes dan menjadi yang terbaik.
Pada rakerda kedua juga sekaligus launching Media ABMI yang ditandai dengan pemukulan gendang oleh Asisten 1.Sekain berhasil.menilih Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB) di tingkat Kecamatan rakerda juga berhasil merekomendasikan tiga hal yang menjadi kendala selama ini yaitu masalah kesulitan air, ketika kemarau , penataan saluran air dan pupuk .
