
Beritamerdeka.co.id – Seorang lelaki diduga dalam pengaruh alkohol dan bawa Soft Gun mendatangi SPPG Panggung berlokasi di Tegal Timur mengaku dari LMP.
Akibatnya selain pelaku J diadukan pengelola SPPG Panggung ke Polsek Tegal Timur, ia juga harus berurusan dengan pengurus LMP Tegal.
Para pengurus Markas Cabang LMP Kota Tegal dibawah Komando Eko Yudho Hanggoro nglurug ke Polsek Tegal Timur untuk klarifikasi pengakuannya.

Kehadiran J yang diduga dalam pengaruh alkohol dan juga membawa Softgun dibenarkan salah seorang pengelola SPPG Panggung, Anggi.
“Iya mas tapi itu semua sudah ditangani Polsek Tegal Timur dan permasalahan sudah selesai, sudah tidak ada masalah lagi dan yang bersangkutan juga sudsh minta maaf kok,” ujar Anggi saat dikonfirmasi beritamerdeka.co.id di SPPG Panggung, Jl. Pulau Rote, Tegal Timur Kota Tegal, Selasa, 4 Oktober 2025.
Namun bagi pengurus Markas Cabang (Marcab) LMP Kota Tegal, adanya orang yang mengaku-ngaku sebagai anggota LMP menjadi persoalan tersendiri karena hal itu dapat memunculkan image buruk bagi lembaganya.
Marcab LMP Kota Tegal Gelar Aksi Sosial Terapi Bekam Gratis

Menurut Ketua Marcab LMP Kota Tegal, Eko Yudho Hanggoro, kedatangannya ke Polsek Tegal Timur selain klarifikasi, juga agar tidak ada lagi pihak-pihak yang mencatut nama LMP untuk kegiatan negatif.
“Ini harus kami lakukan sebagai pelajaran terhadap orang-orang yang mengaku sebagai anggota maupun pengurus LMP untuk hal-hal negatif. Karena itu akan merusak nama baik lembaga,” ujar, Eko saat ditemui di Polsek Tegal Timur, Kota Tegal, Senin, 3 November 2025.
Apalagi kata Eko, J datang ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panggung yang merupakan progran dari Badan Gizi Nasional dalam kondisi pengaruh alkohol serta membawa Softgun.

“Ini sangat buruk. Sementara kami yang asli pengurus LMP Kota Tegal bersusah payah menegakkan nama baik, tiba-riba ada orang mengaku-ngaku dari lembaga kami dalam kondisi kurang baik,” kata Eko.
J sendiri akhirnya dihadapan pengurus LMP menyampaikan permohonan maaf dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi kedepan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf untuk semua kru Laskar Merah Putih atas tindakan saya yang telah membawa-bawa nama Laskar Merah Putih Kota Tegal,” pernyataan J yang divideokan di depan ruang Idik unit Reskrim kantor Polsek Tegal Timur. (Anis Yahya)
