Regional

Dishub Kabupaten Tegal Kerja Keras: 14 Ribu Titik PJU Diperbaiki, 7 Ribu Sudah Uzur

×

Dishub Kabupaten Tegal Kerja Keras: 14 Ribu Titik PJU Diperbaiki, 7 Ribu Sudah Uzur

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Prasarana dan Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Tegal, M. Nuh menanggapi pengadaan lampu PJU (Ade W/beritamerdeka.co.id)

BeritaMerdeka.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal terus berpacu dengan kondisi anggaran yang terbatas untuk memastikan penerangan jalan umum (PJU) tetap berfungsi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Melalui Bidang Prasarana dan Perlengkapan Jalan, Dishub telah melakukan perbaikan dan penataan PJU di 14.000 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tegal.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Namun, angka itu ternyata baru separuh dari kebutuhan ideal. Dishub mencatat, seharusnya terdapat 28.000 titik PJU agar seluruh ruas jalan di Kabupaten Tegal dapat terang dan aman.

Ironisnya, dari 14.000 titik yang sudah ada, sekitar 7.000 titik lampu sudah berusia tua dan tidak layak pakai, sehingga kerap menimbulkan keluhan masyarakat.

Kepala Bidang Prasarana dan Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Tegal, M. Nuh, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal meski anggaran jauh dari kata ideal.

“Sebenarnya kebutuhan lampu PJU di wilayah jalan kabupaten sejumlah 28.000 titik. Namun kita baru ada 14.000 titik, itu pun sekitar 7.000 titik usianya sudah tidak layak. Karena kondisi anggaran minim, ya seadanya dulu,” ungkapnya, Selasa 9 Desember 2025.

Nuh menyebut, persoalan PJU semakin kompleks karena masyarakat mengadu tidak hanya soal lampu di jalan kabupaten, tetapi juga di ruas jalan provinsi dan jalan nasional yang melintas di wilayah Tegal.

“Padahal itu bukan kewenangan kami. Tetapi masyarakat tahunya kalau masih berada di wilayah Kabupaten Tegal, ya menjadi urusan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Situasi ini membuat Dishub harus bekerja ekstra, baik dalam pelayanan maupun penanganan aduan, meskipun anggaran dan kewenangan terbatas.

Minimnya anggaran membuat Dishub harus memutar otak. Salah satunya dilakukan saat penanganan PJU di wilayah Alas Balapulang, Banjaranyar. Di lokasi tersebut, Dishub berhasil menyalakan kembali seluruh titik lampu, meski dengan cara menggabungkan beberapa komponen PJU yang masih layak pakai.

“Kemarin di alas Balapulang, Banjaranyar, kita sudah ganti semua. Alhamdulillah bisa nyala, walaupun akhirnya dengan cara kanibal gabungan komponen lampunya,” ujar Nuh.

Meski banyak keluhan berdatangan, Dishub tetap memprioritaskan pemasangan dan perbaikan lampu PJU di jalan kabupaten, sesuai kewenangan dan kebutuhan utama masyarakat.

Sambil terus berupaya menambal kekurangan, Dishub juga telah mengajukan tambahan anggaran ke kementerian agar kebutuhan PJU di Kabupaten Tegal dapat terpenuhi secara menyeluruh.***