InternasionalPilihan Editor

Donald Trump Spesifik Sebut Nama Prabowo Saat Umumkan Proposal Damai Gaza

×

Donald Trump Spesifik Sebut Nama Prabowo Saat Umumkan Proposal Damai Gaza

Sebarkan artikel ini

Donal Trump Sebut nama Prabowo Saat Umumkan Proposal Perdamaian Israel - Gaza

Donald John Trump

Beritamerdeka.co.id – Nama Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto menjadi perhatian khusus bagi Pemimpin AS Donald Trump saat mengumumkan proposal perdamaian Israel – Gaza.

Trump nampaknya terkesan dengan gaya pidato Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB yang esensinya mendukung solusi dua negara Israel – Gaza.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Presiden AS Donald Trump menyebut nama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat umumkan proposal perdamaian untuk mengakhiri perang di Gaza.

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet, Beberapa Menteri Era Jokowi Diganti

Dalam pidato resminya di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa dukungan negara-negara Arab dan Muslim menjadi kunci dalam merumuskan kesepakatan tersebut.

Trump secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin dunia yang mendukung inisiatif ini, termasuk Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Yordania, Turki, Mesir, serta Indonesia.

“Presiden Indonesia, seseorang yang merupakan pemimpin luar biasa. Prabowo, dia adalah pemimpin yang luar biasa dan dihormati semua orang. Ia hadir bersama kami di ruangan itu,” ujar Trump dalam pidatonya, Selasa 30 September 2025.

Menurutnya, proposal yang ia umumkan bukan sekadar simbol politik, melainkan hasil dari konsultasi intensif dengan berbagai negara di Timur Tengah, para tetangga Israel, hingga sekutu di Eropa.

Ia menegaskan, kesepakatan ini melibatkan banyak pihak yang selama puluhan tahun berupaya mencari jalan keluar dari konflik berkepanjangan di kawasan.

“Ini lebih dari yang diharapkan siapa pun. Banyak pemimpin dunia mengatakan kepada saya, ini adalah hal paling luar biasa yang pernah mereka dengar,” tambahnya.

Trump juga menyebut bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyetujui rencana perdamaian tersebut.

Proposal tersebut mencakup gencatan senjata, pembebasan sandera yang ditahan Hamas, pertukaran tahanan Palestina di Israel, penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza, pelucutan senjata Hamas, serta pembentukan pemerintahan transisi yang dipimpin badan internasional.

“Saya ingin berterima kasih kepada Perdana Menteri Netanyahu atas persetujuan rencana ini dan keyakinannya bahwa jika kita bekerja sama, kita bisa mengakhiri kematian dan kehancuran selama bertahun-tahun, bahkan berabad-abad, serta memulai babak baru keamanan, perdamaian, dan kemakmuran di kawasan,” kata Trump seperti dikutip moslemtoday.com

Kunjungan Netanyahu ke Gedung Putih kali ini merupakan yang keempat sejak Trump kembali menjabat pada Januari lalu.

Upaya diplomasi tersebut dilakukan di tengah dinamika politik internasional, setelah sejumlah negara Barat pekan lalu resmi mengakui Palestina sebagai negara merdeka, sebuah langkah yang ditentang oleh Washington dan Tel Aviv.

Inisiatif perdamaian Gaza ini menandai langkah diplomasi paling serius Trump sejak kampanye pilpres 2024, di mana ia berjanji akan segera mengakhiri konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun. (Anis Yahya / Sumber : moslemtoday.com)