
Rumah Kusyanto, korban perampokan saat menjalankan profesi sampingannya sebagai tukang Ojol
BeritaMerdeka.co.id – Duka mendalam menyelimuti keluarga Kusyanto, seorang guru SDN Kalinyamat Wetan 3, Kecamatan Tegal Selatan, yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat perampokan dan pembunuhan di wilayah Songgom, Kabupaten Brebes. Kabar duka ini menggugah simpati Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, yang langsung mengunjungi rumah duka pada Selasa siang, 25 November 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tegal menyampaikan harapan besar agar pihak berwajib segera menangkap pelaku kejahatan keji ini dan memberikan hukuman yang setimpal. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan masyarakat demi mencegah peristiwa serupa terulang, tidak hanya di Kota Tegal, tetapi juga di seluruh Indonesia.
Kunjungan Wali Kota ke rumah duka di Gg. Om Bob, Pesendokan, RT 02 RW 03, Desa Tegalwangi, Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, juga turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tegal, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M. Ismail Fahmi, serta perwakilan dari PT Mandiri Taspen Persero.
Pemkot Tegal memberikan bantuan berupa uang duka senilai Rp10.225.000, santunan kematian Rp15.000.000, serta uang pemakaman Rp7.500.000, dengan total Rp32.725.000. Bantuan ini, yang diserahkan oleh Wali Kota bersama perwakilan PT Mandiri Taspen, diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Almarhum Kusyanto, selain sebagai seorang PPPK guru, juga dikenal sebagai seorang driver ojol sebagai pekerjaan sampingan. Ia meninggalkan seorang istri, Lusi Ervina Novianti, yang juga seorang guru di SDN Randugunting 6, Tegal Selatan, serta dua anak yang masih duduk di bangku SMA dan SMP. Saat dikunjungi, sang istri dan kedua anaknya tampak masih sangat terpukul dan belum dapat diajak berbicara.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujar Wali Kota, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa keluarga almarhum. Kehadiran Pemkot Tegal adalah sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap keluarga Kusyanto ***
