BeritaMerdeka.co.id – Komunitas Sisi Lain Kabupaten Tegal (SLKT) menggelar kegiatan Halal Bihalal di Rumah Makan Super Sambal Slawi, pada Selasa 24 Maret 2026. Acara yang mengusung tema “Mari Saling Memaafkan di Hari yang Penuh Kemenangan” ini berlangsung penuh kehangatan dan sarat makna kebersamaan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota, sekaligus menyatukan kembali hubungan yang mungkin sempat merenggang. Suasana kekeluargaan terasa kental sejak awal hingga akhir acara.
Ketua panitia, Cipto Roso, dalam sambutannya menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang untuk memperkuat ikatan emosional antaranggota.
“Ini adalah ruang untuk menyatukan hati. Kita boleh berbeda pendapat dan sibuk dengan kehidupan masing-masing, tetapi di sini kita diingatkan bahwa kita adalah satu keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum sekaligus pendiri SLKT, Wildan Hermawan, turut mempertegas nilai kebersamaan dalam komunitas. Ia menekankan bahwa keberadaan SLKT bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari tujuan besar untuk berbagi dan peduli terhadap sesama.
“Kita dipertemukan dengan tujuan yang sama, yakni berbagi dan peduli. SLKT bukan sekadar komunitas, tetapi rumah bagi banyak orang,” ungkapnya.

Wildan juga menyampaikan bahwa SLKT telah berbadan hukum dan berkomitmen menjalankan program jangka panjang, khususnya dalam membantu anak-anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan, termasuk di bidang pendidikan.
Momen haru mewarnai acara saat Momon, pengurus Anak Asuh SLKT, berbagi kisah tentang kebahagiaan sederhana anak-anak binaan. Ia menceritakan pengalaman mengajak mereka berbelanja kebutuhan Lebaran.
“Setiap menjelang Lebaran, kami ajak mereka ke mal untuk memilih baju sendiri. Ada yang kebingungan karena baru pertama kali, ada yang tersenyum bahagia, bahkan ada yang memeluk bajunya seolah itu sangat berharga,” tuturnya dengan suara bergetar.
Sebagai penutup, panitia menghadirkan sesi hiburan dan pembagian doorprize yang semakin menyemarakkan suasana. Tawa dan kebahagiaan sederhana pun mengakhiri rangkaian kegiatan.
Meski digelar secara sederhana, Halal Bihalal SLKT meninggalkan kesan mendalam. Kebersamaan dan keikhlasan menjadi inti dari acara tersebut, membuktikan bahwa makna sejati bukan terletak pada kemewahan, melainkan pada kebersamaan yang tulus.***
















