
Beritamerdeka.co.id – Perusahaan pertahanan terkemuka Amerika Serikat, Anduril Industries, secara resmi memperkenalkan sistem helm tempur generasi terbaru yang revolusioner, dinamakan Eagleeye A.L.
Helm tempur generasi terbaru Eagleeye A.I tersebut dirancang khusus untuk meningkatkan efektivitas dan keselamatan prajurit AS di medan operasi modern.
Peluncuran ini langkah besar transformasi “soldier-centric network warfare,” dimana integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan sensorik menjadi tulang pungung militer.

Teknologi Canggih di Kepala Prajurit Helm tempur Eagleeye A.L. menggabungkan tiga elemen kunci: kecerdasan buatan, realitas tertambah (augmented reality/AR), dan perlindungan balistik tingkat lanjut.
Kombinasi ini menjadikannya salah satu sistem perlengkapan individu paling inovatif yang pernah dikembangkan untuk Angkatan Darat AS.
Melalui antarmuka heads-up display (HUD) yang jernih, prajurit kini dapat menerima data situasional secara real-time.

Informasi vital seperti peta taktis, posisi kawan dan lawan, hingga peringatan ancaman, ditampilkan langsung di hadapan mata.
Koordinasi Tempur Jaringan Keunggulan lain dari sistem ini adalah kemampuannya dalam koordinasi tempur gabungan. Helm Eagleeye A.L. memungkinkan prajurit untuk mengendalikan drone dan bahkan sistem artileri secara langsung melalui jaringan mesh terenkripsi yang aman.
”Hal ini memberikan tingkat koordinasi baru dalam operasi tempur, mengubah prajurit individu menjadi simpul bergerak dalam jaringan perang,” ujar perwakilan Anduril dalam siaran persnya.

Selain itu, sensor 360 derajat yang terintegrasi memungkinkan deteksi dini terhadap gerakan atau ancaman di sekitar prajurit.
Sistem AI internal yang tertanam akan memproses data secara instan, membantu menganalisis situasi kompleks untuk memberikan rekomendasi taktis yang cepat dan akurat di lapangan.
Menurut Anduril Industries, unit awal dari helm Eagleeye A.L. dijadwalkan untuk pengiriman kepada Angkatan Darat Amerika Serikat pada tahun mendatang.
Perluasan Akses Beasiswa ke Amerika Serikat dengan Aminef Dibahas Kemdiktisaintek
Pengiriman ini adalah bagian dari program strategis militer AS untuk meningkatkan kesadaran situasional dan efisiensi tempur pasukan darat secara menyeluruh. (***/Anis Yahya / sumber : War Archives)
