Berita Merdeka – Kabar menggembirakan datang dari dua organisasi profesi kewartwanan PWI dan IWO Kabupaten Tegal yang berkomitmen untuk pererat ikatan satu persepsi dalam perasaan senasib seperjuangan.
Ungkapan Jurnalis bersatu, maka negara atau daerah semakin kuat tidaklah berlebihan, sebab pada prinsipnya insan pers bak katalisator penyeimbang informasi dua arah pemerintahan dan rakyat seperti halnya PWI dan IWO Kabupaten Tegal.
Ungkapan tersebut telah menjadi proses awal jalinan mempererat kekeluargaan pertemuan antara Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Kabupaten Tegal dengan Ikatan Wartawan Online atau IWO Kabupaten Tegal, Kamis 30 Januari 2025 siang.

Menurut Ketua PD IWO Kabupaten Tegal, Achmad Sholeh mengatakan bahwa Kedatangan Pengurus Daerah IWO Kabupaten Tegal ke kantor Sekretariat PWI bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar sesama organisasi profesi yang menaungi jurnalis.
“Alhamdulillah hari ini kami dari PD-IWO Kabupaten Tegal bersilaturahmi dengan Pengurus PWI Kabupaten Tegal, dan Alhamdulillah kami disambut dengan baik oleh mereka, kami berharap kedepannya PWI dan IWO bisa berkolaborasi dengan baik,” ujar Ketua IWO Kabupaten Tegal.
Kegiatan Silaturahmi itu sendiri hadir dari IWO Ketua PD IWO Kabupaten Tegal Achmad Sholeh beserta jajaran pengurusnya, dan dari PWI Kabupaten Tegal hadir Ketua PWI Kabupaten Tegal Faturohman dengan keluarga besar PWI Kabupaten Tegal.
Ketua PD-IWO Kabupaten Tegal Achmad Sholeh mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda dari IWO Kabupaten Tegal yang bertujuan mempererat silaturahmi sesama organisasi jurnalis.
Sholeh juga menambahkan dengan adanya agenda silaturahmi itu diharapkan sesama oraganisasi yang menaungi profesi jurnalis, baik PWI atau IWO nantinya tidak ada sekat atau perbedaan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalisme dilapangan.
Sementara dalam kesempatan pertemuan tersebut, Ketua PWI Kabupaten Tegal Faturohman menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Tegal yang baru saja resmi dibentuk dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) dari PP-IWO.
“Terima kasih kepada rekan-rekan IWO Kabupaten Tegal yang sudah menyempatkan diri silaturahmi hadir di sekretariat PWI, menanggapi tentang adanya sekat dalam tugas-tugas dilapangan, saya secara pribadi atau pun organisasi tudak pernah melakukan hal tersebut,” ujar Fathur.
Dihadapan para pengurus IWO dan PWI Kabupaten Tegal, dirinya menghimbau sebagai jurnalis, harus berpegang kepada kode etik jurnalistik, wajib menjaga marwah, menjaga nama baik organisasi serta perusahaan media masing-masing.
Sedangkan Penasehat PWI Kabupaten Tegal, Dwi Ariadi menambahkan, Bahwa seorang jurnalis harus bisa menunjukan hasil karyanya, bukan hanya mencari untuk menciptakan celah bargaining kolaboratif yang merusak citra profesi Jurnalis dengan mengedepankan ego sentris. (***)