Regional

Kompak Hadapi Banjir, Warga Desa Kaladawa Bangun Saluran Air Bersama

×

Kompak Hadapi Banjir, Warga Desa Kaladawa Bangun Saluran Air Bersama

Sebarkan artikel ini
Kerja bakti membuat saluran air baru untuk mengatasi banjir di Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal

BeritaMerdeka.co.id – Kekompakan dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga RT 12 RW 03 Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Menyikapi banjir yang kerap merendam sedikitnya tujuh rumah saat musim hujan.

Warga bersama Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kaladawa berinisiatif membangun saluran air baru sepanjang sekitar 40 meter menuju sungai.

Advertisement
Scroll untuk membaca

Kegiatan kerja bakti tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua RT, RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Pemerintah Desa Kaladawa. Pembangunan saluran air dilakukan sebagai solusi atas persoalan banjir yang baru terjadi pada musim hujan tahun ini.

Banjir diketahui mulai muncul sejak pekan kedua Desember, setelah salah satu warga membangun rumah dengan pondasi yang menutup jalur aliran air menuju sungai. Akibatnya, saat hujan turun, air meluap dan menggenangi rumah-rumah di sekitarnya.

Kepala Desa Kaladawa, H. Taslikhin, menjelaskan bahwa pembangunan saluran air tersebut merupakan hasil musyawarah antara RT 12 RW 03 bersama pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pemuda yang tergabung dalam Ikatan Masyarakat Islam Kaladawa (IMIK).

“Dari hasil musyawarah, disepakati untuk membuat saluran air baru sepanjang kurang lebih 40 meter dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp2 juta,” ujar Taslikhin, Kamis 1 Januari 2026.

Ia mengungkapkan, dana pembangunan sebagian besar berasal dari swadaya masyarakat.

“Alhamdulillah, dari iuran warga terkumpul Rp1.260.000. Untuk kekurangannya saya bantu secara pribadi,” tambahnya.

Taslikhin juga mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Kaladawa yang dinilai sangat tinggi dalam menjaga lingkungan.

“Warga selalu antusias setiap ada kerja bakti. Yang tidak bisa hadir biasanya tetap berpartisipasi dengan membantu konsumsi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RW 03 sekaligus tokoh masyarakat, Supardi, mengatakan bahwa kerja bakti tersebut difokuskan untuk penanganan banjir menjelang dan selama musim penghujan.

“Kami membuat saluran air baru agar aliran air langsung menuju sungai, karena sebelumnya ada beberapa rumah yang kebanjiran akibat pembangunan rumah baru yang menutup jalur air,” kata Supardi.

Ia menegaskan bahwa seluruh anggaran pembangunan saluran air bersumber dari hasil kesepakatan bersama warga melalui musyawarah.

“Dana murni dari swadaya masyarakat. Karena masih kurang, Pak Kades ikut memback up,” tandasnya.

Di akhir kegiatan, Pemerintah Desa Kaladawa mengimbau seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama selama musim hujan, guna mencegah terjadinya banjir dan menjaga kenyamanan bersama.***