
BeritaMerdeka.co.id – Komisi I DPRD Kabupaten Tegal melaksanakan kunjungan lapangan (kunlap) ke Kecamatan Dukuhwaru dan Pagerbarang, pada Jumat 17 Oktober 2025, dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menampung aspirasi serta laporan dari pemerintah kecamatan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Abu Suud, didampingi anggota Sunodo Sutrisno dan Sudirman, serta staf dari Sekretariat DPRD Kabupaten Tegal.
Di Kecamatan Dukuhwaru, rombongan disambut hangat oleh Camat Dukuhwaru, Barik Muharman, beserta jajaran staf di aula kantor kecamatan. Sementara di Kecamatan Pagerbarang, penerimaan dilakukan oleh Sekretaris Kecamatan, Widi Harsono, bersama perangkat kecamatan di ruang tamu camat.
Dalam agenda tersebut, Komisi I menerima berbagai laporan dan keluhan dari pihak kecamatan, salah satunya terkait rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026.
Ketua Komisi I, Abu Suud, menekankan pentingnya persiapan matang agar pelaksanaan Pilkades dapat berjalan lancar dan kondusif.
“Untuk Pilkades yang akan dilaksanakan pada 2026, kami berharap pemerintah kecamatan terus melakukan monitoring dan persiapan secara serius agar tidak muncul permasalahan di kemudian hari,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diterima, di Kecamatan Dukuhwaru akan ada tiga desa dari sepuluh desa yang melaksanakan Pilkades. Sementara di Kecamatan Pagerbarang, terdapat tujuh desa dari tiga belas desa yang dijadwalkan ikut dalam gelaran Pilkades 2026.
Selain soal Pilkades, Komisi I juga menyoroti pentingnya pembinaan terhadap pemerintah desa untuk mencegah penyalahgunaan anggaran dan memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat desa.
“Kami mengingatkan agar camat selalu aktif membina dan mengawasi aparatur desa. Jangan sampai ada kepala desa atau perangkat yang menyalahi aturan dalam pengelolaan keuangan desa,” tegas Abu Suud.
Menurutnya, peran kecamatan sangat penting sebagai ujung tombak pengawasan dan fasilitator bagi desa-desa di wilayahnya.
Dalam forum diskusi tersebut, Komisi I juga menyoroti potensi ekonomi lokal melalui pengembangan desa wisata. Menurut Abu Suud, peningkatan desa wisata perlu mendapat perhatian dan pendampingan yang lebih serius agar bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Potensi wisata di desa perlu dioptimalkan. Kalau dikembangkan dengan baik, itu bisa menambah Pendapatan Asli Desa (PADes) dan berujung pada peningkatan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Dukuhwaru Barik Muharman menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi wilayahnya, di antaranya kondisi kantor kecamatan yang sering kebanjiran dan kekurangan sumber daya manusia (SDM).
“Saat ini ada empat jabatan yang kosong, yaitu Sekcam, Kasi Trantib, Kasubag Umum, dan Kasubag Perencanaan. Kami berharap ke depan bisa segera diisi agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal,” ungkapnya.
Barik juga menambahkan bahwa kondisi fisik kantor yang kurang memadai turut menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan. Ia berharap Komisi I DPRD dapat membantu menjembatani usulan perbaikan infrastruktur kantor kecamatan kepada pemerintah daerah.
Menutup kunjungan tersebut, Ketua Komisi I menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau tindak lanjut dari hasil kunjungan dan aspirasi yang diterima.
DPRD Kabupaten Tegal berkomitmen memastikan agar setiap persoalan yang muncul di tingkat kecamatan mendapat perhatian dan solusi dari pemerintah daerah.
“Kami tidak hanya datang untuk mendengar, tetapi juga akan menindaklanjuti semua masukan yang kami terima. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” pungkas Abu Suud.***
