BeritaMerdeka.co.id Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama anggota forkopimda melakukan pemantauan di sejumlah pospam lebaran pada malam takbiran di wilayah kota Tegal.
Pemantauan dilakukan mulai sekitar pukul 20.30 WIB. Rombongan berangkat dari peringgitan rumah dinas walikota menuju pos terminal dan melakukan zoom dengan Kapolri dan sejumlah Menteri terkait situasi pengamanan arus mudik dan antisipasi persiapan arus balik .
Kepada wartawan walikota mengatakan situasi Kamtibmas pada malam takbiran menjelang hari raya Idhul Fitri 1446 hijriyah di kota Tegal situasinya aman dan kondusif bahkan H-3 jelang hari raya idh fifri kendaraan pemudik yang melintas wilayah kota Tegal relatif aman dan tidak ada kemacetan.
‘ Dari hasil pemantauan sejak Jum at hingga hari Minggu malam kendaraan dari arah Jakarta yang melalui exit tol Brebes relatif menurun grafik angka atau jumlah kendaraan yang masuk wilayah Jawa Tengah ‘ jelas Dedy Yon didampingi Kapolres Tegal Kota , Wakil walikota Tegal Tazqiyatul Muthmainah, Sekda Agus Dwi dan Komandan Kodim 0712/ Tegal.
Walikota juga mengatakan pada pengamanan lebaran tahun 2025 ini juga difokuskan ke wilayah pelabuhan Tegal supaya kebakaran kapal di pelabuhan Tegal.tidak terulang kembali.
‘ Upaya yang dilakukan tim petugas keamanan diantaranya mengintruksikan kepada pemilik kapal saat menambatkan kapal diberi jarak untuk memudahkan evakuasi jika terjadi kebakaran.
‘ sosialisasi keselamatan dan pengaturan kapal saat bertambah baik di pelabuhan Jongor maupun di pelabuhan Tegal Sari sudah dilakukan oleh tim gabungan untuk antisipasi agar kebakaran kapal tidak terulang kembali.’ jelas Dedy Yon.
Disamping pengaturan jarak kapal juga dihimbau agar setiap kapal ada penjaganya jangan ditinggal begitu saja.
Kita mengantisipasi supaya kejadian kebakaran kapal tidak terulang lagi, karena empat tahun berturut-turut bahkan terakhir menghanguskan 62 unit kapal dan ini rekor nasional pada kasus kebakaran kapal.’ jelas Dedy Yon.
Walikota juga minta kepada para pemilik kapal seminggu sebelum mendarat ke pelabuhan memikirkan posisi tambatnya karena luas kedua pelabuhan Tegal yaitu pelabuhan Jongor dan Tegal sari luasnya hanya 17.2 hektar yang hanya bisa menampung sekitar 400 San kapal.
Padahal kata Dedy kalau lebaran setidaknya ada 1000 kapal yang bertambat di kedua pelabuhan tersebut sehingga ini sangat tidak ideal.
‘ kami sudah dijanjikan oleh pa menteri tahun ini akan ada reklamasi untuk perluasan pelabuhan.
‘ Saya berharap kepada ketua dewan dan jajaran forkopimda dalam waktu dekat sama -sama ke menteri kelautan untuk mendorong agar reklamasi atau pengembangan pelabuhan Tegal tahun ini bisa terwujud.’Pungkas Dedy Yon