Scroll untuk baca berita
Gaya Hidup

Mudik Lebaran 2026 Lebih Praktis, Honda Siapkan Bus AC dan Puluhan Truk Pengangkut Motor

×

Mudik Lebaran 2026 Lebih Praktis, Honda Siapkan Bus AC dan Puluhan Truk Pengangkut Motor

Sebarkan artikel ini

BeritaMerdeka.co.id – Bagi pemudik yang ingin pulang kampung tanpa harus menempuh ratusan kilometer dengan sepeda motor, ada kabar gembira tahun ini. Program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026 kembali digelar dengan konsep nyaman dan aman: peserta naik bus, sementara sepeda motor diangkut menggunakan truk khusus.

Informasi yang diterima BeritaMerdeka.co.id, pada Minggu 15 Februari 2026, program yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor ini menyediakan kuota sekitar 2.400 pemudik untuk arus mudik menuju Yogyakarta dan Semarang.

Tak hanya itu, sebanyak 1.200 unit sepeda motor akan diberangkatkan terpisah menggunakan 32 truk menuju kota tujuan yang sama, sehingga peserta tetap bisa menggunakan kendaraannya setibanya di kampung halaman tanpa harus lelah berkendara jauh.

 

Jadwal Keberangkatan

12 Maret 2026: Pengiriman sepeda motor dari Kelapa Gading, Jakarta Utara

14 Maret 2026: Keberangkatan peserta menggunakan bus dari Sunter

28 Maret 2026: Arus balik ke Jakarta

Untuk arus balik, panitia menyiapkan 800 kursi bus serta 400 unit sepeda motor yang akan kembali diangkut ke Jakarta.

 

Biaya dan Cara Pendaftaran

Program ini mematok biaya pendaftaran sebesar Rp150.000 per peserta dengan kuota terbatas.

Pendaftaran dibuka mulai 12 Februari hingga 11 Maret 2026 melalui:

Website resmi Astra Honda

Aplikasi WANDA

Motorku-X

Daya Auto

 

Syarat Peserta

Calon peserta wajib memenuhi ketentuan berikut:

Pengguna sepeda motor Honda

Memiliki KTP, SIM C, dan STNK aktif

Satu sepeda motor maksimal untuk dua orang peserta

Barang bawaan maksimal 20 kilogram per motor

Selama proses pengangkutan, sepeda motor peserta akan diasuransikan. Penumpang juga mendapatkan fasilitas bus ber-AC, asuransi perjalanan, serta paket perlengkapan mudik.

Program ini menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang ingin tetap membawa sepeda motor ke kampung halaman, namun tanpa harus menghadapi risiko kelelahan dan potensi bahaya perjalanan jarak jauh saat arus mudik.***