
BeritaMerdeka.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Slawi membuka jalan baru bagi para narapidana untuk memperbaiki diri melalui penyuluhan hukum gratis yang digelar dengan semangat transformasi, bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jalan Menuju Matahari.
Acara yang digelar Senin, 6 Oktober 2025, jadi angin segar bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang haus akan pengetahuan hukum untuk memulai lembaran baru
Dengan antusiasme membara, puluhan narapidana mengikuti sesi penyuluhan yang dirancang untuk membuka wawasan mereka tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Tak hanya itu, mereka juga diajak memahami proses hukum yang sedang dijalani, mulai dari hak bantuan hukum, cara mengajukan banding, hingga prosedur grasi. Sesi ini tak sekadar ceramah, tetapi juga interaktif dengan tanya jawab yang memungkinkan narapidana berkonsultasi langsung soal masalah hukum yang mereka hadapi.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik serta Kegiatan Kerja (Binadik & Giatja), Brian Dwi Ariesto Sidik, menegaskan bahwa penyuluhan ini bukan sekadar formalitas.
“Kami ingin para warga binaan tak hanya menjalani hukuman, tapi juga pulang ke masyarakat dengan bekal pemahaman hukum yang kuat. Ini adalah langkah nyata menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkap Brian dengan penuh semangat.
Acara ini juga menunjukkan komitmen Lapas Slawi dalam menjalin sinergi dengan lembaga pemerhati hukum seperti LBH Jalan Menuju Matahari.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi program rutin yang tak hanya membina kepribadian, tetapi juga membekali narapidana dengan kemandirian dan kesadaran hukum.
Melalui kegiatan ini, Lapas Slawi berharap setiap narapidana dapat keluar dari jeruji besi dengan mindset baru, taat hukum dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan penyuluhan hukum ini, Lapas Slawi bukan hanya tempat menjalani hukuman, tetapi juga panggung transformasi menuju kehidupan yang lebih cerah.***
