Scroll untuk baca berita
Regional

Perkuat Pengamanan dan Integritas, Lapas Slawi Resmi Kukuhkan Satopspatnal Menuju WBBM

×

Perkuat Pengamanan dan Integritas, Lapas Slawi Resmi Kukuhkan Satopspatnal Menuju WBBM

Sebarkan artikel ini
Pengukuhan Tim Satuan Operasional Pengamanan dan Ketertiban (Satopspatnal) Lapas Slawi

 

BeritaMerdeka.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Slawi menegaskan komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih dan melayani dengan menggelar apel pegawai sekaligus pengukuhan Tim Satuan Operasional Pengamanan dan Ketertiban (Satopspatnal).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), bertempat di Aula dr. Sahardjo Lapas Slawi, Selasa 3 Februari 2026.

Apel dipimpin Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan (Kabid PK) Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Muhammad Susanni, dan dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Slawi Edi Kuhen, jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai, serta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan dan keseriusan seluruh jajaran Lapas Slawi dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.

Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan oleh para pejabat struktural sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam melaksanakan tugas dan fungsi secara akuntabel, transparan, serta bebas dari praktik korupsi.

Selanjutnya, seluruh pegawai Lapas Slawi, termasuk staf dan CPNS, turut menandatangani Komitmen Bersama sebagai pernyataan dukungan penuh terhadap pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.

Rangkaian kegiatan semakin khidmat dengan menyanyikan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yel-yel Zona Integritas, serta doa bersama.

Dalam arahannya, Muhammad Susanni menegaskan bahwa pengukuhan Tim Satopspatnal dan penandatanganan Pakta Integritas merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengamanan dan ketertiban, sekaligus membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan pemasyarakatan.

Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan, soliditas tim, serta peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai kunci mewujudkan WBBM.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Slawi Edi Kuhen menyatakan bahwa seluruh jajaran berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, integritas harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh komitmen yang telah dicanangkan dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga Lapas Kelas IIB Slawi mampu meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).***