
BeritaMerdeka.co.id – Dalam rangka menghadapi Operasi Ketupat 2025, Polres Tegal membentuk Satuan Tugas (Satgas) Quick Response guna mengantisipasi dan menangani situasi darurat yang mungkin terjadi.
Hal itu disampaikan Kapolres Tegal, AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah, usai memimpin Apel Satgas Quick Response di Lapangan Kalibriruk Slawi, Senin 9 Maret 2025.
“Satgas ini dibentuk sebagai langkah antisipasi untuk mempersiapkan Operasi Ketupat 2025. Satgas Quick Response akan bergerak cepat dan terhubung dengan instansi terkait jika terjadi situasi darurat di Kabupaten Tegal,” ujar Kapolres.
Kegiatan apel ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Tegal, Kapolsek jajaran, serta gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), perwakilan dari PPTR, Jasa Raharja, dan instansi terkait lainnya.
Kapolres menjelaskan bahwa Satgas ini dirancang untuk bekerja secara terpadu. Jika terjadi bencana alam, BPBD akan siap memberikan bantuan, sementara Jasa Raharja akan segera merespons jika terjadi kecelakaan.
Selain itu, rumah sakit rujukan di wilayah Kabupaten Tegal juga telah disiapkan untuk memberikan layanan medis yang cepat dan tepat.
Operasi Ketupat merupakan agenda rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Polres Tegal berharap keberadaan Satgas Quick Response dapat memastikan situasi tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban selama Operasi Ketupat 2025. Dengan sinergi yang baik, kami optimis Kabupaten Tegal dapat menjalani periode mudik dan Idulfitri dengan lancar dan aman,” jelas Kapolres.***