
Beritamerdeka.co.id – Ratusan E-retribusi dibagikan kepada para pedagang yang ada di Pasar Pagi Kota Tegal, pembagian kartu e-Retribusi pasar untuk memudahkan pembayaran retribusi semua pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal.
Setelah memperoleh kartu e-Retribusi silahkan para pedagang lakukan pengisian saldo, dapat dilakukan di teller Bank Jateng atau Laku Pandai Bank Jateng. Hal itu disampaikan Sirat Mardanus Kadis Diskop UKM dan Perdagangan Kota Tegal melalui kepala pasar pagi Tarjono kepada jurnalis Beritamerdeka.co.id di Ruang kerjanya. Jumat 18 September 2025.
Kepala Pasar Pagi Kota Tegal Tarjono menyampaikan sebanyak 901 (Sembilan ratus satu) kartu e-Retribusi teleh selesai diserahkan kepada para pedagang.
Pembagian gelombang pertama untuk kios dan konter sudah dibagikan sebanyak 338 kartu e-retribusi dan mulai aktif 1 Februari 2025 sedangkan gelombang dua untuk los yang ada di pasar pagi sebanyak 563 kartu e-retribusi yang dibagikan mulai aktif 1 Juni 2025. “ujar Tarjono.
Tarjono panggilan akrabnya mengatakan retribusi pedagang di pasar pagi tertinggi Rp 16.000 sudah berikut kebersihan (per hari) untuk kios, untuk Los Rp 2900 sudah berikut kebersihan, Konter Rp 4750 sudah berikut kebersihan (per hari), Itu semua melihat penggunaan atau ukuran tempat.”kata Tarjono.
Menurutnya kendala utama penarikan dari pedagang masih belum mengetahui cara mengisi saldo,”karena masih permulaan” jadi dari petugas juru pungut langsung memberikan ke masing-masing pedagang untuk mengisi saldo melalui rekening NPRWD (Nomer Pokok Retribusi Wajib Daerah)”ungkap Tarjono.
Ia menambahkan e-Retribusi pasar sebagai solusi pembayaran retribusi non-tunai, dengan tagihan yang pas dan di pungut dengan cara yang aman.
Setelah pedagang melakukan taping (perekaman) maka dari mobile-POS akan mencetak bukti pembayaran retribusi dan diserahkan kepada pedagang oleh petugas pemungut retribusi.”imbuh Tarjono selaku kepala pasar pagi.
Sementara salah satu pedagang Arifiah (48) yang berjualan sembako menuturkan, dengan adanya E-retribusi para pedagang merasa terbantu dan jelas memudahkan dalam melakukan transaksi. “Tidak ribet”
Melalui e-retribusi menunjukkan ketranparan petugas dalam mengumpulkan hasil pungutan dari para pedagang. ” turur Arifiah salah satu pedagang yang beralamat di Kelurahan Tunon.

Hal senada diungkapkan oleh Puji Asriatin (55) yang jualan cabe dan sayuran di blok C pasar pagi mengungkapkan terimakasih atas diberinya kartu e-retribusi, melalui kartu e-retribusi ini saya bisa menabung. “ungkap Atin panggilan akrabnya. (Zaen).
