Scroll untuk baca berita
Regional

Sekelompok Remaja Bawa Sajam Gentayangan Jelang Subuh, Warga Pesarean Adiwerna Resah

×

Sekelompok Remaja Bawa Sajam Gentayangan Jelang Subuh, Warga Pesarean Adiwerna Resah

Sebarkan artikel ini
Rekaman CCTV aksi sekelompok remaja yang membawa senjata tajam di jalanan Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal

Beritamerdeka.co.id – Warga Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, dibuat resah oleh aksi sekelompok remaja yang diduga membawa senjata tajam (sajam) saat melintas di wilayah tersebut menjelang waktu Subuh.

Aksi itu terekam kamera CCTV dan videonya beredar di masyarakat. Dalam rekaman, sejumlah remaja terlihat membawa benda yang diduga senjata tajam saat melintas di Jalan Raya II Adiwerna, tepatnya di depan SMK Negeri 1 Adiwerna, Selasa dini hari (11/8/2026) sekitar pukul 03.50 WIB.

Rombongan tersebut kemudian bergerak ke arah timur menuju Jalan Mbah Harun, Desa Pesarean. Kemunculan kelompok remaja dengan membawa sajam pada dini hari itu sontak memicu kekhawatiran warga.

Informasi yang beredar menyebutkan, rombongan tersebut diduga berkaitan dengan aksi tawuran. Mereka diduga baru saja terlibat tawuran atau tengah mencari kelompok lain yang menjadi lawan tawuran.

Kepala Desa Pesarean, Sujono, membenarkan adanya informasi tersebut. Menurutnya, rombongan remaja itu melintas di wilayah Desa Pesarean menjelang Subuh.

“Infonya habis tawuran, terus lewat ke Desa Pesarean menjelang Subuh,” kata Sujono, Jum’at (14/8/2026).

Ia menegaskan, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Desa Pesarean.

“Sudah lapor ke Bhabinkamtibmas Polsek Adiwerna,” tegasnya.

Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan menjelang dini hari, guna mencegah aksi tawuran maupun aktivitas kelompok remaja yang membawa senjata tajam.

Masyarakat juga meminta langkah tegas dilakukan apabila ditemukan kelompok yang membawa sajam dan berpotensi mengganggu keamanan, sehingga kejadian serupa tidak berkembang menjadi aksi kekerasan yang dapat membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

Sementara Kapolsek Adiwerna, AKP S. Ibnu Akbar menyampaikan pihaknya akan melakukan penyelidikan dan melaksanakan patrol rutin agar suasana tetap kondusif.

“Kami dari pihak kepolisian akan mengecek lokasi kejadian, menyelidiki motif permasalahan dan akan melaksanakan kegiatan patroli lebih intens lagi serta mengimbau warga masyarakat diminta melapor jika melihat potensi keributan dan mengawasi anak-anak mereka,” jelasnya.***