
BeritaMerdeka.co.id – Polres Tegal menggelar upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025, yang akan bertugas dalam pengamanan arus mudik dan arus balik 2025, di wilayah Kabupaten Tegal selama 14 hari, mulai 23 Maret – 8 April 2025.
Upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025, yang diikuti oleh tim gabungan TNI-Polri, Pemkab Tegal, PMI, Kemenag, Pramuka, serta lembaga non pemerintah lainnya, digelar di Lapangan Kalibliruk Slawi, Jum’at 21 Maret 2025 sore.
Sebagai inspektur upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dalam amanatnya membacakan sambutan Kapolri. Selain itu, Polres Tegal juga melakukan pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat (penyakit masyarakat).
Dalam keterangannya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan bahwa upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025 dalam rangka menyambut arus mudik dan arus balik lebaran, dilakukan serentak se-Indonesia.
“untuk Kabupaten Tegal, personel yang dikerahkan dari Polri 3.330 personel, TNI 100 personel, juga dibantu Satpol PP, Dishub serta lembaga lain yang jumlahnya sekitar 4.000 personel,” ungkap Ischak.
Selain itu beberapa posko arus mudik 2025 juga sudah dipersiapkan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas maupun kelancaran arus lalu lintas.
“Total posko ada 11 yang ditempatkan dibeberapa titik-titik vital, seperti Yomani, Banjaran, Fly Over Klonengan, Pantura serta beberapa posko lainnya,” jelas Ischak.
Terkait dengan kondisi jalan, Ischak mengatakan, pihaknya saat ini konsen dalam penanganan jalan rusak. Ia juga telah menginstruksikan jajarannya agar H-5 sudah selesai perbaikan.
“Soal kondisi jalan memang menjadi PR Pemerintah Kabupaten Tegal. Saat ini dari 48 titik kerusakan jalan, sudah 35 yang sudah selesai, sisanya sedang dikebut maksimal sampai tanggal 25 Maret 2025 sudah selesai semua,” terang Bupati Tegal.***