
Beritamerdeka.co.id – Ratusan buruh di Brebes dari dua serikat pekerja besar, SPN dan SEBUMI menggelar aksi demonstrasi besar, Rabu, 19 November 2025.
Mereka para buruh yang tergabung dalam SPN dan SEBUMI, telah menggelar aksi demo di depan Gedung Pemerintahan Terpadu Kabupaten Brebes.
Aksi buruh diperkirakan melibatkan 300 peserta ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Brebes saat ini.

Tuntutan: Dari Rp2,2 Juta ke Rp3,5 Juta
Para buruh menuntut agar besaran UMK Brebes yang saat ini berada di angka Rp2.239.801 dinaikkan secara drastis menjadi Rp3.500.000.
Menurut salah satu perwakilan massa aksi, tuntutan kenaikan ini dinilai wajar dan mendesak.
”UMK Kota Tegal dan Kabupaten Tegal sudah berada di atas Rp3 juta. Brebes, yang kita tahu arus investasinya cukup besar, seharusnya tidak tertinggal. Kesejahteraan buruh di sini harus segera ditingkatkan,” ujar perwakilan tersebut.
Aksi Kejar-kejaran Dramatis, Komplotan Pencuri Asal Lampung Diringkus Polisi di Brebes
Koordinator Lapangan Aksi, Achmad Arifudin, menegaskan bahwa penetapan nilai UMK sebesar Rp3.500.000 didasari pada tiga alasan fundamental, yaitu:
Mengurangi angka kemiskinan di kalangan pekerja.
Meningkatkan produktivitas pekerja.
Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal Brebes.
Pengawalan dan Dialog dengan Pemerintah
Untuk memastikan aksi berjalan tertib dan kondusif, aparat gabungan dari Polres Brebes, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan diterjunkan di lokasi.
Pengamanan dilakukan ketat untuk menghindari adanya provokasi dari pihak luar.
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, S.H., S.I.K., M.I.R., M.I.P., menyampaikan komitmennya untuk mengawal jalannya demonstrasi.
“Kami memastikan aspirasi para buruh dapat disampaikan secara aman dan tertib tanpa gangguan pihak yang mencoba memprovokasi,” tegas Kapolres di hadapan massa aksi.
Setelah menyampaikan orasi dan tuntutan, sebanyak 20 perwakilan buruh dari SEBUMI dan SPN kemudian diterima langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, S.E., beserta jajaran pemerintahan.
Pertemuan ini bertujuan agar tuntutan kenaikan UMK dapat disampaikan secara resmi dan dibahas lebih lanjut oleh pihak terkait di Kabupaten Brebes.
(*/Anis Yahya)
