{"id":8924,"date":"2025-04-12T04:32:20","date_gmt":"2025-04-12T04:32:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/?page_id=8924"},"modified":"2025-05-08T15:07:58","modified_gmt":"2025-05-08T15:07:58","slug":"pedoman-media-siber","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/","title":{"rendered":"Pedoman Media Siber"},"content":{"rendered":"<div class=\"read__article clearfix js--tower-parent\">\n<div class=\"col-bs10-7 col-offset-0\">\n<article class=\"read__content clearfix\">Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak<br \/>\nasasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi<br \/>\nUniversal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan<br \/>\nbagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.<br \/>\nMedia siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar<br \/>\npengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan<br \/>\nkewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik<br \/>\nJurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan<br \/>\nmasyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:<br \/>\n<strong>1. Ruang Lingkup<\/strong><br \/>\na. Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan<br \/>\nmelaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang<br \/>\nPers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.<br \/>\nb. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan<br \/>\natau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar,<br \/>\nkomentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media<br \/>\nsiber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<strong>2. Verifikasi dan keberimbangan berita<\/strong><br \/>\na. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.<br \/>\nb. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang<br \/>\nsama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.<br \/>\nc. Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:<br \/>\n1) Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;<br \/>\n2) Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya,<br \/>\nkredibel dan kompeten;<br \/>\n3) Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau<br \/>\ntidak dapat diwawancarai;<br \/>\n4) Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih<br \/>\nmemerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya.<br \/>\nPenjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung<br \/>\ndan menggunakan huruf miring.<br \/>\nd. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya<br \/>\nverifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada<br \/>\nberita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<strong>3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)<\/strong><br \/>\na. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan<br \/>\nPengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999<br \/>\ntentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.<br \/>\nb. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan<br \/>\ndan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua<br \/>\nbentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.<br \/>\nc. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan<br \/>\ntertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:<br \/>\n1) Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;<br \/>\n2) Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan<br \/>\nsuku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan<br \/>\nkekerasan;<br \/>\n3) Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa,<br \/>\nserta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau<br \/>\ncacat jasmani.<br \/>\nd. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi<br \/>\nBuatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).<br \/>\ne. Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang<br \/>\ndinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di<br \/>\ntempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.<br \/>\nf. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap<br \/>\nIsi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera<br \/>\nmungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan<br \/>\nditerima.<br \/>\ng. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak<br \/>\ndibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang<br \/>\nmelanggar ketentuan pada butir (c).<br \/>\nh. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila<br \/>\ntidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada<br \/>\nbutir (f).<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<strong>4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab<\/strong><br \/>\na. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik<br \/>\nJurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.<br \/>\nb. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat,<br \/>\ndikoreksi atau yang diberi hak jawab.<br \/>\nc. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan<br \/>\nralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.<br \/>\nd. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:<br \/>\n1) Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang<br \/>\ndipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah<br \/>\notoritas teknisnya;<br \/>\n2) Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan<br \/>\noleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;<br \/>\n3) Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak<br \/>\nmelakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik<br \/>\ndan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat<br \/>\nhukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.<br \/>\ne. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab<br \/>\ndapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima<br \/>\nratus juta rupiah).<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<strong>5. Pencabutan Berita<\/strong><br \/>\na. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran<br \/>\ndari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan<br \/>\nanak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain<br \/>\nyang ditetapkan Dewan Pers.<br \/>\nb. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang<br \/>\ntelah dicabut.<br \/>\nc. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada<br \/>\npublik.<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<strong>6. Iklan<\/strong><br \/>\na. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.<br \/>\nb. Setiap berita\/artikel\/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib<br \/>\nmencantumkan keterangan \u201dadvertorial\u201d, \u201diklan\u201d, \u201dads\u201d, \u201dsponsored\u201d, atau kata lain<br \/>\nyang menjelaskan bahwa berita\/artikel\/isi tersebut adalah iklan.<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<strong>7. Hak Cipta<\/strong><br \/>\nMedia siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan<br \/>\nperundang-undangan yang berlaku.<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<strong>8. Pencantuman Pedoman<\/strong><br \/>\nMedia siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya<br \/>\nsecara terang dan jelas.<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<strong>9. Sengketa<\/strong><br \/>\nPenilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media<br \/>\nSiber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.<\/article>\n<article class=\"read__content clearfix\">Jakarta, 3 Februari 2012<\/p>\n<p>(Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta, 3 Februari 2012).<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/dewanpers.or.id\/assets\/documents\/pedoman\/1907090253_-2012_PEDOMAN_PEMBERITAAN_MEDIA_SIBER.pdf\"><strong>DEWAN PERS<\/strong><\/a><\/p>\n<\/article>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-8924","page","type-page","status-publish","hentry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pedoman Media Siber - Berita Merdeka<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pedoman Media Siber - Berita Merdeka\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Merdeka\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-08T15:07:58+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/pedoman-media-siber\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/pedoman-media-siber\\\/\",\"name\":\"Pedoman Media Siber - Berita Merdeka\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-04-12T04:32:20+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-08T15:07:58+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/pedoman-media-siber\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/pedoman-media-siber\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/pedoman-media-siber\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pedoman Media Siber\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/\",\"name\":\"Berita Merdeka\",\"description\":\"Lugas - Tegas - Independen\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#organization\",\"name\":\"Berita Merdeka\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/logo-berita-merdeka-oke-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/logo-berita-merdeka-oke-1.webp\",\"width\":350,\"height\":73,\"caption\":\"Berita Merdeka\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pedoman Media Siber - Berita Merdeka","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pedoman Media Siber - Berita Merdeka","og_description":"Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah...","og_url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/","og_site_name":"Berita Merdeka","article_modified_time":"2025-05-08T15:07:58+00:00","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/","name":"Pedoman Media Siber - Berita Merdeka","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#website"},"datePublished":"2025-04-12T04:32:20+00:00","dateModified":"2025-05-08T15:07:58+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/pedoman-media-siber\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pedoman Media Siber"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#website","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/","name":"Berita Merdeka","description":"Lugas - Tegas - Independen","publisher":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#organization","name":"Berita Merdeka","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/logo-berita-merdeka-oke-1.webp","contentUrl":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/logo-berita-merdeka-oke-1.webp","width":350,"height":73,"caption":"Berita Merdeka"},"image":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/8924","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8924"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/8924\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8927,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/8924\/revisions\/8927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8924"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}