{"id":14554,"date":"2025-10-15T14:05:10","date_gmt":"2025-10-15T14:05:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/?p=14554"},"modified":"2025-10-15T14:12:54","modified_gmt":"2025-10-15T14:12:54","slug":"edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/","title":{"rendered":"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong>Oleh : Denis Kuswara, SH<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14555 aligncenter\" src=\"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"656\" \/>Beritamerdeka.co.id &#8211;<\/strong> Dalam dunia pendidikan, sering muncul dilema antara menegakkan disiplin dan batas kewenangan guru dalam memberi hukuman.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Misalnya, murid merokok di sekolah, jelas melanggar aturan, tapi jika guru menampar murid tersebut, apakah itu penganiayaan atau hukuman mendidik?<\/p>\n<p>Mari kita lihat dari sisi hukum pidana dan aturan pendidikan.<\/p>\n<p><strong>1. Perspektif Hukum Pidana (KUHP)<\/strong><\/p>\n<p><em><strong>Menurut Pasal 351 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP):<\/strong><\/em><\/p>\n<p>\u201cPenganiayaan adalah perbuatan yang menyebabkan perasaan tidak enak, rasa sakit, atau luka pada tubuh orang lain\u201d<\/p>\n<p><em><strong>Pasal 352 ayat (1) KUHP menegaskan:<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Penganiayaan ringan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari, diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.\u201d<\/p>\n<p>Artinya, menampar siswa tetap dapat dianggap penganiayaan ringan, karena menimbulkan rasa sakit fisik, walau tanpa luka. Namun, niat (mens rea) guru menjadi faktor penting:<\/p>\n<p>Jika dilakukan spontan, tanpa maksud mencederai, dan demi mendisiplinkan, niat jahat (dolus) tidak terpenuhi, meskipun secara formil unsur pasal tetap ada.<\/p>\n<p>Dalam praktiknya, banyak kasus seperti ini diselesaikan secara kekeluargaan atau melalui mediasi (restorative justice), bukan proses pidana murni.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14556 aligncenter\" src=\"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_203750_Chrome.webp\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"851\" \/><\/p>\n<p><strong>2. Perspektif Etika dan Aturan Pendidikan<\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan:<\/p>\n<p><em><strong>Pasal 1 angka (1):<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Kekerasan adalah perbuatan yang menyebabkan cedera, penderitaan, atau kerugian fisik, psikis, dan\/atau sosial terhadap peserta didik.<\/p>\n<p><em><strong>Pasal 4 huruf (a) dan (b):<\/strong><\/em><\/p>\n<p>&gt; Sekolah wajib menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan fisik maupun psikis.<\/p>\n<p><em><strong>Pasal 9 ayat (1):<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Pendidik dan tenaga kependidikan dilarang melakukan kekerasan dalam bentuk apapun terhadap peserta didik.<\/p>\n<p>Jadi, tindakan menampar, meskipun dimaksudkan untuk mendidik, tetap dilarang. Hukuman yang diperbolehkan adalah hukuman edukatif, seperti pembinaan, teguran tertulis, tugas sosial, atau pemanggilan orang tua.<\/p>\n<p><strong>3. Perspektif Tanggung Jawab Profesi Guru<\/strong><\/p>\n<p>Selain hukum pidana dan Permendikbud, guru juga terikat oleh:<\/p>\n<p>Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen<\/p>\n<p>Pasal 20 huruf (a): Guru wajib menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, dan kreatif.<\/p>\n<p>Kode Etik Guru Indonesia (PGRI)<\/p>\n<p>Melarang segala bentuk kekerasan fisik dan psikis terhadap peserta didik.<\/p>\n<p>Jika guru melanggar, dapat dikenakan sanksi administratif atau kode etik profesi.<\/p>\n<p><strong>4. Jalan Bijak dan Edukatif<\/strong><\/p>\n<p>Dalam konteks pembinaan, guru tetap berhak menegakkan disiplin, tapi caranya harus proporsional dan mendidik.<br \/>\nBeberapa solusi yang lebih tepat:<\/p>\n<p>1. Teguran tegas namun tanpa kekerasan fisik;<\/p>\n<p>2. Konseling pribadi atau pemanggilan orang tua;<\/p>\n<p>3. Tugas sosial edukatif seperti membersihkan lingkungan sekolah;<\/p>\n<p>4. Pendekatan karakter dan nilai moral agar siswa memahami akibat perbuatannya.<\/p>\n<p>Apabila terjadi insiden fisik, sebaiknya diselesaikan melalui restorative justice, yaitu mediasi antara guru, siswa, dan orang tua, dengan prinsip saling memaafkan dan pembinaan bersama.<\/p>\n<p><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Aspek Penilaian<\/strong><\/p>\n<p>Hukum Pidana (KUHP) Menampar siswa bisa dikategorikan penganiayaan ringan (Pasal 352 KUHP), meskipun niatnya mendidik.<\/p>\n<p>Aturan Pendidikan (Permendikbud 82\/2015) Segala bentuk kekerasan fisik terhadap peserta didik dilarang keras.<\/p>\n<p>Sikap Bijak Gunakan pendekatan edukatif dan pembinaan karakter, bukan kekerasan fisik.<\/p>\n<p><strong>Penutup<\/strong><\/p>\n<p>Disiplin adalah bagian dari pendidikan.<br \/>\nNamun dalam hukum dan moral, cara mendidik tidak boleh melanggar batas kemanusiaan.<\/p>\n<p>Guru adalah teladan, maka setiap tindakan, bahkan dalam menegur, harus mengandung nilai pendidikan, kasih, dan keteladanan.<\/p>\n<p><strong>Catatan Edukatif<\/strong>:<\/p>\n<p>Tulisan ini bersifat edukasi hukum dan pembinaan karakter, bukan untuk menyudutkan pihak manapun.<br \/>\nMari kita bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang tegas namun tetap manusiawi.<\/p>\n<p><em><strong>Penulis adalah Advokat &amp; Konsultan Hukum<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Denis Kuswara, SH Beritamerdeka.co.id &#8211; Dalam&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14555,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[49,6,878],"tags":[2176,2177,2178],"newstopic":[],"class_list":["post-14554","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-kriminal","category-pendidikan","category-pilihan-editor","tag-hukuman","tag-mendidik","tag-penganiayaan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah - Berita Merdeka<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Murid merokok di sekolah, jelas melanggar aturan, tapi jika guru menampar murid tersebut, apakah itu penganiayaan atau hukuman mendidik?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah - Berita Merdeka\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Murid merokok di sekolah, jelas melanggar aturan, tapi jika guru menampar murid tersebut, apakah itu penganiayaan atau hukuman mendidik?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Merdeka\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-15T14:05:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-15T14:12:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"656\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Anis Yahya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Anis Yahya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Anis Yahya\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f53cd7faf5b8cf18beb37b9c01cca655\"},\"headline\":\"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah\",\"datePublished\":\"2025-10-15T14:05:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-15T14:12:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/\"},\"wordCount\":531,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp\",\"keywords\":[\"Hukuman\",\"Mendidik\",\"Penganiayaan\"],\"articleSection\":[\"Hukum Kriminal\",\"Pendidikan\",\"Pilihan Editor\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/\",\"name\":\"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah - Berita Merdeka\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp\",\"datePublished\":\"2025-10-15T14:05:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-15T14:12:54+00:00\",\"description\":\"Murid merokok di sekolah, jelas melanggar aturan, tapi jika guru menampar murid tersebut, apakah itu penganiayaan atau hukuman mendidik?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp\",\"width\":720,\"height\":656},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/\",\"name\":\"Berita Merdeka\",\"description\":\"Lugas - Tegas - Independen\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#organization\",\"name\":\"Berita Merdeka\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/logo-berita-merdeka-oke-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/logo-berita-merdeka-oke-1.webp\",\"width\":350,\"height\":73,\"caption\":\"Berita Merdeka\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f53cd7faf5b8cf18beb37b9c01cca655\",\"name\":\"Anis Yahya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritamerdeka.co.id\\\/on\\\/author\\\/anis-yahya\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah - Berita Merdeka","description":"Murid merokok di sekolah, jelas melanggar aturan, tapi jika guru menampar murid tersebut, apakah itu penganiayaan atau hukuman mendidik?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah - Berita Merdeka","og_description":"Murid merokok di sekolah, jelas melanggar aturan, tapi jika guru menampar murid tersebut, apakah itu penganiayaan atau hukuman mendidik?","og_url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/","og_site_name":"Berita Merdeka","article_published_time":"2025-10-15T14:05:10+00:00","article_modified_time":"2025-10-15T14:12:54+00:00","og_image":[{"width":720,"height":656,"url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp","type":"image\/jpeg"}],"author":"Anis Yahya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Anis Yahya","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/"},"author":{"name":"Anis Yahya","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#\/schema\/person\/f53cd7faf5b8cf18beb37b9c01cca655"},"headline":"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah","datePublished":"2025-10-15T14:05:10+00:00","dateModified":"2025-10-15T14:12:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/"},"wordCount":531,"publisher":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp","keywords":["Hukuman","Mendidik","Penganiayaan"],"articleSection":["Hukum Kriminal","Pendidikan","Pilihan Editor"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/","name":"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah - Berita Merdeka","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp","datePublished":"2025-10-15T14:05:10+00:00","dateModified":"2025-10-15T14:12:54+00:00","description":"Murid merokok di sekolah, jelas melanggar aturan, tapi jika guru menampar murid tersebut, apakah itu penganiayaan atau hukuman mendidik?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/#primaryimage","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp","contentUrl":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp","width":720,"height":656},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/edukasi-hukum-antara-hukuman-mendidik-dan-penganiayaan-di-sekolah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Edukasi Hukum: Antara Hukuman, Mendidik dan Penganiayaan di Sekolah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#website","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/","name":"Berita Merdeka","description":"Lugas - Tegas - Independen","publisher":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#organization","name":"Berita Merdeka","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/logo-berita-merdeka-oke-1.webp","contentUrl":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/logo-berita-merdeka-oke-1.webp","width":350,"height":73,"caption":"Berita Merdeka"},"image":{"@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/#\/schema\/person\/f53cd7faf5b8cf18beb37b9c01cca655","name":"Anis Yahya","url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/author\/anis-yahya\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251015_172707_WhatsApp.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14554","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14554"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14554\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14560,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14554\/revisions\/14560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14555"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14554"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14554"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14554"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritamerdeka.co.id\/on\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=14554"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}