
BeritaMerdeka.co.id – Komitmen tegas dalam memerangi narkoba kembali ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Slawi.
Dalam rangka memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Lapas Slawi menggelar tes urin secara serentak terhadap pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat 9 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 15.30 WIB tersebut dipusatkan di Aula Baharudin Lopa dan Pos Utama Lapas Slawi. Sebanyak 60 orang pegawai serta 165 WBP kasus narkoba mengikuti pemeriksaan secara ketat dan terpantau.
Hasilnya, seluruh peserta tes dinyatakan negatif narkotika, sebuah capaian yang menjadi bukti nyata keseriusan Lapas Slawi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari narkoba.
Kepala Lapas Slawi, Edi Kuhen, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa tes urin serentak ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan, pengawasan, serta integritas petugas dan WBP.
“Tes urin ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh jajaran dan WBP terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Lebih lanjut, Edi Kuhen menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung pelaksanaan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya P4GN di lingkungan Lapas, Rumah Tahanan Negara (Rutan), dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), termasuk di wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah.
Melalui kegiatan ini, Lapas Slawi berharap dapat terus menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba, sekaligus meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.***
