Beritamerdeka.co.id – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Hari Bermuhammadiyah yang bertempat di RSI PKU Muhammadiyah Tegal pada Minggu (3/5/2026). Agenda yang digelar setiap Ahad Kliwon ini menjadi sarana penguatan ideologi sekaligus konsolidasi warga persyarikatan.
Membangkitkan Semangat Dakwah Komunitas
Hadir sebagai pembicara utama, Ust. Rofiq Muzakkir, Lc., M.A., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Mudir Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Muhammadiyah. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa Hari Bermuhammadiyah adalah momentum krusial untuk membakar semangat berdakwah di tengah masyarakat.
”Ini penting untuk membangkitkan semangat keluarga Muhammadiyah dalam berdakwah dan menguatkan kebersamaan. Saya berharap materi tadi menjadi motivasi gerakan dari tingkat daerah, cabang, hingga ke level komunitas,” ujar Ust. Rofiq saat ditemui awak media.

Inovasi dan Dakwah Berbasis Solusi
Ust. Rofiq juga menyoroti pentingnya ijtihad dan inovasi dalam program-program Muhammadiyah agar relevan dengan tantangan zaman. Ia mencontohkan bagaimana Muhammadiyah merespons isu kekinian seperti fatwa stem cell untuk kesehatan hingga pengakuan kripto sebagai aset digital.
Salah satu poin menarik yang dipaparkan adalah mengenai Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) yang telah menerapkan teknologi Metaverse.
– Pendidikan Masa Depan: Kuliah dilakukan sepenuhnya daring namun interaktif.
– Teknologi Avatar: Mahasiswa menggunakan avatar digital untuk berinteraksi di ruang kelas virtual.
– Tanpa Batas Geografis: Dosen dan mahasiswa dari berbagai daerah (seperti Jogja dan Palembang) dapat bertemu dalam satu ruang “nyata” secara digital.
Lari Tanpa Khawatir, RSI PKU Muhammadiyah Tegal Turunkan Medical Runner di Tegal Running 2026
”Kemajuan bisa diterima sepanjang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Muhammadiyah harus memahami krisis di masyarakat dan dakwah kita harus mampu memberi solusi,” tegasnya.
Dakwah yang Menggembirakan dan Berdaya Ekonomi

Ketua PDM Kabupaten Tegal, H. Fathin Hammam, S.Sos, M.Pd, menjelaskan bahwa Hari Bermuhammadiyah didesain dengan suasana yang menggembirakan. Tidak hanya berisi kajian ilmu, acara ini juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi dan seni.
”Kami ingin membawa suasana gembira. Di sini tersedia stan-stan UMKM, pertunjukan seni, serta menjadi ajang silaturahmi sekaligus interaksi bisnis. Muhammadiyah adalah gerakan pencerahan yang manfaatnya harus dirasakan langsung oleh umat melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM),” jelas Fathin.
Dukungan dari Pemerintah Setempat
Apresiasi juga datang dari Camat Adiwerna, Wuryanto, S.Sos, yang hadir langsung di lokasi. Ia menilai kajian yang dibawakan sangat berbobot dan membantu masyarakat memahami isu-isu kompleks.

”Ini kegiatan yang sangat bagus untuk menambah ilmu umat. Harapan saya kegiatan ini terus berjalan dan tetap memilih tempat yang representatif seperti RSI PKU ini agar bisa dikunjungi oleh lebih banyak orang,” pungkas Wuryanto.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, pimpinan cabang, serta ribuan jamaah Muhammadiyah se-Kabupaten Tegal yang memadati area rumah sakit. ***













