Beritamerdeka.co.id – Komitmen tinggi terhadap keselamatan peserta ditunjukkan RSI PKU Muhammadiyah Tegal dengan tampil sebagai Official Medical Partner dalam ajang bergengsi Tegal Running 2026 yang digelar di Balai Kota Tegal, Minggu 19 April 2026.
Event ini menjadi semakin istimewa karena sekaligus memperingati Hari Jadi Kota Tegal, HUT Lanal Tegal, serta Anniversary ke-2 komunitas lari Tegal City Runner (TCR).
Sebagai mitra medis resmi, RSI PKU Muhammadiyah Tegal menghadirkan sistem pengamanan kesehatan berstandar tinggi demi menjamin keselamatan ribuan peserta yang memadati lintasan.
Tak sekadar menyiagakan tim medis di titik tertentu, RSI PKU Muhammadiyah Tegal menghadirkan inovasi Medical Runner—tenaga medis profesional yang ikut berlari bersama peserta. Langkah ini memungkinkan penanganan kegawatdaruratan dilakukan secara cepat dan responsif langsung di lintasan.

Tim Medical Runner yang diterjunkan terdiri dari tenaga kesehatan berpengalaman, di antaranya dr. Irhash Faisal Ramsi, Sp.An, dr. Fristkano Asa, drg. Nisa Danny, Ns. Dede, dan Ns. Izul.
Kehadiran mereka menjadi jaminan rasa aman ekstra bagi para pelari, sekaligus memperkuat standar keselamatan dalam event olahraga massal tersebut.
Selain itu, RSI PKU Muhammadiyah Tegal juga menyiagakan ambulans darurat dengan peralatan medis lengkap, serta mendirikan tenda medis di area finis. Fasilitas ini difungsikan sebagai pusat pemulihan bagi peserta yang mengalami kram, dehidrasi, hingga cedera ringan usai berlari.
“Kami ingin memastikan seluruh peserta dapat mencapai garis finis dalam kondisi aman dan bugar. Ini adalah bentuk dukungan nyata kami terhadap gaya hidup sehat sekaligus perayaan hari jadi Kota Tegal,” ujar Manajer Humas RSI PKU Muhammadiyah Tegal, Dhinar Aji P, S.I.Kom., M.I.Kom.
Kolaborasi antara RSI PKU Muhammadiyah Tegal dan Tegal City Runner menjadi contoh sinergi positif antara sektor kesehatan dan komunitas olahraga. Memasuki usia ke-2, TCR terus mendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, sejalan dengan upaya promotif dan preventif yang diusung pihak rumah sakit.***













