BeritaMerdeka.co.id –Dalam upaya memberdayakan ekonomi masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kemarin (Rabu, 25/2) secara resmi meluncurkan Program Bantuan ZMart di Pendopo Ki Gede Sebayu, Balai Kota Tegal. Peluncuran ini dihadiri oleh Wali Kota Tegal, Wakil Wali Kota Tegal, serta jajaran pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, dan BAZNAS daerah terkait, menandai komitmen BAZNAS untuk menyalurkan zakat secara produktif dan berkelanjutan.
Program ZMart secara khusus dirancang untuk menyasar ibu-ibu pemilik warung kelontong di Kota Tegal, Pemalang dan Brebes dengan fokus pada peningkatan usaha mikro mereka melalui pemberian modal, perbaikan sarana, serta pelatihan dan pendampingan. Sebanyak 50 mustahik menjadi penerima manfaat perdana dalam peluncuran ini, disusul dengan penerima dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Pemalang, menunjukkan jangkauan program yang melintasi batas administratif demi pemerataan kesejahteraan.
Ketua BAZNAS Kota Tegal, KH Harun Abdi Manap, menyambut baik inisiatif ini dan berharap program ini dapat terus berkembang di setiap kelurahan, mendorong para mustahik untuk bertransformasi menjadi muzakki.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menjelaskan bahwa ZMart merupakan bagian dari gerakan nasional untuk membebaskan penerima zakat dari ketergantungan, sehingga dapat meningkatkan status ekonomi mereka. Hingga kini, ZMart telah hadir di 4.755 lokasi di 99 kabupaten/kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS RI, KH Noor Achmad, menekankan bahwa program ini tidak bertujuan untuk mematikan usaha lain seperti koperasi atau minimarket, melainkan untuk memperkuat pelaku ekonomi mikro dengan memberikan dukungan permodalan, penataan, dan pendampingan intensif.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengapresiasi program pemberdayaan ekonomi yang diinisiasi BAZNAS ini, menyatakan dukungannya terhadap modernisasi warung tradisional dan peningkatan daya saing usaha mikro. Ke depan, BAZNAS RI juga berencana untuk mengembangkan ZMart di tingkat RW serta mendukung pembangunan ZCorner di kawasan strategis Kota Tegal, memperkuat potensi zakat sebagai instrumen yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan transformasi sosial yang berkelanjutan.***












