Scroll untuk baca berita
Regional

Bus Suporter Bonek Meledak di Tol Tegal, Polisi Ungkap Dugaan Awal Penyebabnya

×

Bus Suporter Bonek Meledak di Tol Tegal, Polisi Ungkap Dugaan Awal Penyebabnya

Sebarkan artikel ini

Beritamerdeka.co.id – Polres Tegal menangani insiden ledakan yang terjadi pada sebuah bus rombongan suporter Bonek di jalur Tol KM 294+900 A, Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, pada Minggu 12 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIB.

Informasi awal diperoleh dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 Polri. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti secara sigap, sehingga mempercepat koordinasi serta mobilisasi personel ke lokasi kejadian.

Personel Pamapta 3 Polres Tegal bersama piket Polsek Suradadi segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi bus mengalami kerusakan signifikan, terutama pada bagian kabin depan sebelah kiri.

Pecahan kaca berserakan di sekitar lokasi, sementara pintu bus tampak rusak akibat ledakan yang diduga berasal dari area bawah kursi pengemudi. Selain itu, tercium bau menyengat yang menyerupai bahan petasan dari dalam kabin.

Akibat kejadian tersebut, empat orang mengalami luka-luka. Satu korban dilaporkan mengalami patah kaki, sementara tiga lainnya menderita luka bakar dan luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di RS Siaga Medika Pemalang.

Kanit Pamapta 3 Polres Tegal, IPDA Taufik Kusuma Wardhana, menegaskan bahwa kecepatan respons anggota tidak lepas dari optimalisasi layanan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110.

“Begitu laporan diterima, kami langsung bergerak cepat bersama fungsi terkait. Prioritas kami adalah pengamanan TKP, evakuasi korban, serta memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Selain itu, petugas juga telah melakukan langkah-langkah kepolisian, meliputi olah TKP awal, pendataan saksi dan korban, koordinasi dengan pihak rumah sakit, serta komunikasi dengan koordinator rombongan guna memastikan keselamatan seluruh penumpang.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada adanya bahan menyerupai petasan, namun kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan teknis lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, mengapresiasi kesiapsiagaan personel serta peran aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian melalui Call Center 110.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian darurat melalui layanan 110. Respons cepat Polri adalah wujud komitmen kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Polres Tegal memastikan situasi di lokasi telah kembali kondusif. Penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap secara pasti penyebab insiden tersebut.***