Beritamerdeka.co.id – Untuk memitigasi potensi kejahatan jalanan atau _street crime_ dan memberi jaminan rasa aman nyata bagi masyarakat, Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota mengintensifkan pengawasan wilayah. Lewat jargon taktis “Patroli Jaga Jakarta: Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, Jaga Amanah”, operasi pencegahan berskala sedang digelar maraton Kamis malam hingga Minggu (7/6/2026) subuh.
Fokus operasi ini membidik pelaku tindak pidana konvensional Curas, Curat, Curanmor 3C, aksi begal, balap liar, hingga potensi tawuran remaja di jam-jam rawan menjelang fajar.
Sapu 3 Sektor Rawan Sejak Tengah Malam
Rangkaian operasi bergerak dinamis mulai pukul 00.00 WIB dengan menyisir 3 sektor rawan berantai:
1. Pukul 01.15 WIB – Tim presisi roda dua mengunci perimeter wilayah hukum Pondok Gede. Penyisiran dilakukan di koridor Jalan Raya Hankam hingga Jalan H. Harun.
2. Pukul 02.30 WIB – Petugas mengambil posisi _strong point_ di titik krusial Pondok Gede. Tujuannya mempersempit ruang gerak dan memutus rantai pelarian pelaku kriminalitas jalanan.
3. Pukul 03.40 WIB – Tim Kuda Nil merangsek ke wilayah hukum Polsek Jatiwarna untuk _strong point_ dan pemantauan statis di sektor pemukiman serta jalur komuter.
4. Pukul 04.25 WIB – Menjelang fajar, patroli bergeser ke wilayah Jatiasih. Personel berseragam lengkap disiagakan penuh untuk antisipasi gangguan kamtibmas saat warga masih terlelap.
Kamtibmas Kondusif, Warga Diimbau Manfaatkan 110
Hingga matahari terbit pukul 05.00 WIB dan seluruh rangkaian patroli selesai, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota dilaporkan aman, tertib, dan kondusif TKA.
Kehadiran fisik kepolisian di lapangan terbukti ampuh meruntuhkan niat pelaku kejahatan malam dan memberi ketenangan langsung bagi warga.
Polres Metro Bekasi Kota menyampaikan terima kasih atas sinergi warga. Masyarakat diimbau aktif melapor dan memanfaatkan layanan darurat cepat Hotline Call Center 110 yang bersiaga 24 jam.
(Unt)













