BeritaMerdeka.co.id – Puluhan pelajar dan remaja dari berbagai sekolah di Kabupaten Tegal mengikuti lomba lari tanpa alas kaki bertajuk Cokorun Sehat Bersama Polres Tegal. Kegiatan yang berlangsung meriah ini mengambil titik start dan finish di kawasan Alun-alun Slawi pada Jumat malam, 6 Maret 2026.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta maupun masyarakat. Ribuan warga tampak memadati kawasan Alun-alun Slawi untuk menyaksikan jalannya perlombaan yang tengah menjadi tren di kalangan pelajar tersebut.
Ikut hadir pada Cokorun Sehat Bersama Polres Tegal, Wakapolres Kompol Iskandarsyah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tegal Akhmad Uwes Qoroni yang mewakili Pemkab Tegal, Ketua KONI Kabupaten Tegal Bambang Asmoyo, serta jajaran PJU Polres Tegal.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya menumbuhkan semangat olahraga di kalangan generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan. Selain itu, lomba ini juga menjadi salah satu langkah preventif untuk menjauhkan remaja dari berbagai pengaruh negatif seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, mengatakan bahwa lomba lari ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Malam ini Polres Tegal berkolaborasi dengan para pelajar menyelenggarakan Lomba Cokorun Sehat. Kita semua mengetahui bahwa cokoran di Kabupaten Tegal saat ini sedang menjadi tren di kalangan pelajar dan anak muda,” ujar AKBP Bayu.
Menurutnya, tren tersebut dapat diarahkan menjadi aktivitas positif yang memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus menyalurkan energi anak muda ke kegiatan yang lebih bermanfaat.
“Harapannya, kegiatan-kegiatan negatif seperti tawuran, balapan liar, dan lainnya dapat ditinggalkan, kemudian beralih menjadi aktivitas positif seperti olahraga,” lanjutnya.
Kapolres juga mengajak pemerintah daerah untuk turut berkolaborasi memanfaatkan momentum tersebut dalam mengembangkan potensi pelajar yang memiliki bakat di bidang atletik, khususnya nomor lari cepat 100 meter.
Dalam perlombaan ini, sebanyak 48 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Tegal turut ambil bagian. Para peserta terbagi dalam enam kategori berdasarkan berat badan, yaitu kelas A (50–55 kg), kelas B (56–60 kg), kelas C (61–65 kg), kelas D (66–70 kg), kelas E (di atas 70 kg), serta kelas khusus perempuan dengan berat badan di atas 45 kg.
“Kelas yang diperlombakan ada enam kelas yang dibedakan berdasarkan berat badan, dan kelas terakhir dikhususkan bagi peserta perempuan. Total hadiah yang disiapkan sebesar Rp13,5 juta untuk juara 1, 2, dan 3 di masing-masing kelas,” jelasnya.
AKBP Bayu berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dari Kabupaten Tegal.
“Kita melihat potensi anak-anak muda di Kabupaten Tegal sangat luar biasa. Ke depan diharapkan mereka tidak hanya sekadar lari malam, tetapi bisa berkembang hingga meraih prestasi,” katanya.
Berikut para pemenang lomba lari tanpa alas kaki Cokorun Sehat Bersama Polres Tegal, berdasarkan kelas:
1. Kelas A, BB 50 – 55
– Juara 1 : Davin (SMA 3 Slawi)
– Juara 2 : Ihsan (SMA 1 Slawi)
– Juara 3 : Eril (SMP 1 Slawi)
2. Kelas B, BB 56 – 60
– Juara 1 : Saiful (SMK 2 Adiwerna)
– Juara 2 : Arsyi (SMA 1 Slawi)
– Juara 3 : Eka Wira (SMA 2 Slawi)
3. Kelas C, BB 61 – 65
– Juara 1 : Agus (SMA 1 Warureja)
– Juara 2 : Haqi (SMK 2 Adiwerna)
– Juara 3 : Denis (SMA 1 Slawi)
4. Kelas D, BB 66 – 70
Juara 1 : Galih (SMK 1 Adiwerna)
Juara 2 : Galang (SMA 1 Slawi)
Juara 3 : Asif (SMA 3 Slawi)
5. Kelas E, BB 70 keatas
Juara 1 : Bakti (SMA Maarif NU Jatinegara)
Juara 2 : Nadeza (SMK 1 Adiwerna)
Juara 3 : Fahriz (SMK 1 Dukuhwaru)
6. Kelas perempuan BB 45 keatas
Juara 1 : Hilda (SMK 1 Slawi)
Juara 2 : Safira (SMK 1 Slawi)
Juara 3 : Tifani (MTS 2 Tegal)
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.
Dengan terselenggaranya lomba ini, diharapkan semangat berolahraga dan gaya hidup sehat terus tumbuh di kalangan pelajar dan remaja di Kabupaten Tegal.***













