Scroll untuk baca berita
RegionalTni Polri

Hadapi Revolusi Digital, Personel Polres Tegal Dilatih Teknologi AI

×

Hadapi Revolusi Digital, Personel Polres Tegal Dilatih Teknologi AI

Sebarkan artikel ini

BeritaMerdeka.co.id – Polres Tegal menggelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi personel, yang digelar di Aula Gedung Tantya Sudhirajati Polres Tegal, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme anggota guna menghadapi pesatnya perkembangan teknologi digital serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin adaptif dan modern.

Pelatihan diikuti oleh para Bhabinkamtibmas dan anggota Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID), serta dihadiri jajaran pejabat utama Polres Tegal.

Materi disampaikan oleh personel yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi, mencakup pengenalan dasar Artificial Intelligence, mekanisme kerja AI, manfaat dalam mendukung tugas kepolisian, potensi risiko penyalahgunaan, hingga praktik pemanfaatan AI untuk analisis informasi dan pembuatan konten edukatif.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo menegaskan bahwa perkembangan Artificial Intelligence merupakan tantangan sekaligus peluang bagi institusi Polri untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja.

“Perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence, tidak dapat dihindari. Anggota Polri harus mampu mengikuti dan memanfaatkannya secara tepat. AI diharapkan menjadi alat bantu dalam analisis informasi, penyusunan laporan, serta deteksi dini terhadap isu yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan etika, keamanan data, serta kepatuhan terhadap aturan kedinasan.

“Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan peran anggota, melainkan sebagai sarana pendukung guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja. Personel juga harus mampu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar di media sosial sebelum menyebarkannya,” tambahnya.

Selain penyampaian materi, peserta turut melaksanakan praktik prompting AI untuk menghasilkan konten edukasi yang humanis serta kampanye sosial yang mendukung strategi komunikasi publik Polri.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh personel mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, profesional, dan bertanggung jawab dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.***