Banyumas – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Perumdam Tirta Satria Kabupaten Banyumas kembali melaksanakan kegiatan kurban sebagai bentuk nyata rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus wujud kepedulian yang mendalam terhadap sesama. Kegiatan ini telah menjadi tradisi rutin yang dijalankan perusahaan, di mana setiap momentum Hari Raya Idul Adha selalu dimanfaatkan untuk berbagi rezeki melalui penyaluran hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sejak awal pelaksanaannya, mekanisme penyerahan hewan kurban dari Perumdam Tirta Satria dilakukan dengan dua cara utama, yaitu disalurkan melalui jalur Pemerintah Kabupaten Banyumas, maupun disembelih dan didistribusikan secara langsung oleh tim perusahaan ke lingkungan masyarakat. Pada momen Idul Adha tahun ini, pelaksanaan penyembelihan kurban bersama kembali digelar dengan tertib dan penuh kebersamaan. Seluruh daging yang diperoleh kemudian dikemas dalam paket-paket rapi, yang selanjutnya diserahkan langsung kepada para mustahik, yakni penerima yang berhak mendapatkan bagian kurban.
Lebih dari sekadar berbagi hewan kurban, komitmen Perumdam Tirta Satria dalam menyukseskan momen suci ini juga tercermin dalam dukungan terhadap kelancaran ibadah umat Islam di wilayah Banyumas. Perusahaan secara konsisten menyediakan bantuan fasilitas berupa tangki air bersih yang ditempatkan di lokasi-lokasi pelaksanaan Salat Idul Adha. Fasilitas ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi wudhu para jamaah, agar ibadah dapat berjalan lancar, nyaman, dan khusyuk.
Direktur Umum Perumdam Tirta Satria, Rudy Sutomo, SE,M.Si, menjelaskan bahwa pada tahun ini perusahaan telah menyalurkan puluhan ekor kambing yang dibagikan ke desa-desa yang menjadi lokasi sumber air perusahaan di berbagai penjuru Kabupaten Banyumas. Selain penyaluran ke desa-desa, penyembelihan hewan kurban berupa sapi juga dilaksanakan secara terpusat di lingkungan kantor pusat Perumdam Tirta Satria.
“Pembagian hewan kurban bagi kami bukan sekadar kewajiban atau seremonial belaka, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan wujud rasa syukur atas keberkahan yang diterima perusahaan setiap harinya. Puluhan hewan kurban ini kami salurkan ke setiap lokasi sumber air yang kami kelola di Kabupaten Banyumas, dan hal ini kami lakukan secara rutin setiap tahunnya. Tujuannya agar keberadaan perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Rudy Sutomo.
Bagi pemerintah dan berbagai kelembagaan, kegiatan kurban memiliki makna yang mendalam sebagai sarana memperkuat kepedulian antar sesama. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa rezeki yang ada dapat mengalir dan dirasakan oleh semua kalangan, termasuk mereka yang membutuhkan uluran tangan. Bagi Perumdam Tirta Satria, keikutsertaan dalam kegiatan ini adalah wujud kehadiran perusahaan yang peduli dan selalu berusaha menjadi bagian dari solusi serta kebahagiaan masyarakat Banyumas.
Pembagian hewan kurban ke setiap titik sumber air milik Perumdam Tirta Satria yang dilakukan secara rutin ini juga memiliki makna istimewa. Hal ini dianggap sebagai simbol kekuatan solidaritas antarwarga serta bukti bahwa budaya gotong royong dan berbagi merupakan nilai luhur yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi di Kabupaten Banyumas.
Melalui langkah-langkah nyata yang dilakukan ini, Perumdam Tirta Satria kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan air bersih, melainkan juga sebagai institusi yang hadir untuk berbagi, peduli, dan terus membangun kebersamaan yang harmonis dengan masyarakat Kabupaten Banyumas.













